Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Pengamat: AHY Untung Jika Masuk Kabinet

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 | 09:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pengamat politik tidak kompak membaca peluang Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono masuk kabinet Jokowi-Maruf.

Ada yang menolak tapi tidak sedikit yang mendorong. Yang menolak, AHY diminta agar menjadi simbol oposisi dengan harapan Demokrat bisa meraih kemenangan pada Pemilu 2024.

Berbeda dengan pandangan itu, analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra membaca lain.


Menurutnya, apabila putra sulung SBY itu masuk kabinet malah akan memberikan keuntungan.

"AHY memiliki peluang untuk bergabung di kabinet. Dengan posisi sebagai ketum partai dan apabila ada keinginan untuk maju pada pilpres 2024, lebih menguntungkan bagi AHY untuk masuk kabinet," kata Iwel Sastra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (22/8).

Iwel Sastra menyebutkan, isu reshuffle kabinet selalu menarik untuk dicermati. Namun, publik tidak pernah tahu apakah ini hanya akan terus menjadi isu atau memang berakhir dengan adanya reshuffle.

Selain AHY, politisi Partai Gerindra, Sandiaga S. Uno dikabarkan bakal masuk Kabinet Indonesia Maju jika benar Presiden Joko Widodo melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.

Namun, peluang Sandi jadi menteri dinilai masih tipis karena sudah ada dua tokoh Gerindra di kabinet. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Menteri Kelautan dan Perinakan Edhy Prabowo.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya