Berita

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko/Net

Politik

Polisi Kantongi Hasil Digital Forensik CCTV Terkait Teror Rumah Bupati Kediri

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 19:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kasus dugaan aksi teror berupa pelemparan petasan di rumah Bupati Kediri Haryanti Sutrisno masih terus diusut Polda Jawa Timur. Saat ini, polisi sudah mengantongi hasil pengecekan rekaman CCTV melalui digital forensik.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, aparat sudah mengantongi hasil forensik itu guna melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku dugaan aksi teror tersebut.

"Hasil CCTV melalui digital forensik secara teknis sudah diuji dan hasilnya untuk kepentingan penyidikan," kata Trunoyudo saat dikonfirmasi, Jumat (21/8).


Secara paralel, polisi juga terus melakukan rangkaian pemeriksaan saksi. Saat ini tercatat sudah ada 11 orang yang diminta keterangan dari kasus teror tersebut. "Masih penyelidikan tersangka sejauh ini sudah 11 saksi yang di ambil keterangannya," ucap Trunoyudo.

Sekadar diketahui, dari rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku terlihat ada dua orang. Mereka sebelum melancarkan aksinya sempat melihat situasi di sekitar. Setelah dirasa aman, salah seorang dari pelaku turun dari sepeda motor dan melemparkan petasan ke kediaman Bupati Kediri.

Dari rekaman tersebut terlihat pelaku dengan ciri ciri berbadan gempal melemparkan petasan berjenis kembang api ke arah garasi tersebut. Sementara satu pelaku berbadan kurus menunggu di atas motor Vario tanpa plat nomor polisi.

Usai melancarkan aksinya, para pelaku pergi ke arah barat. Di dalam garasi rumah Bupati Kediri ada 10 kendaraan, yang salah satunya rusak karena ledakan tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya