Berita

Ekonom senior, DR. Rizal Ramli bersama para pelajar tanah air/Net

Politik

Solusi Dari RR: Tunda Pilkada 2020, Duitnya Buat Beli Hp Murid Dan Pasang Sejuta Wifi

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 15:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Selama pandemik Covid-19, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Artinya, para siswa diminta belajar secara virtual dari rumah guna mengantisipasi sebaran virus corona.

Namun kebijakan pembelajaran secara daring ini menyisakan sejumlah masalah. Mulai dari disparitas teknologi antar rumah tangga hingga disparitas jaringan internet antar daerah.

Ekonom senior, DR. Rizal Ramli memiliki solusi yang out of the box dalam menangani masalah ini. Apalagi jika dirinya mendapat mandat menjadi presiden di negeri ini.


Kata Rizal Ramli, kebijakan yang perlu diambil pemeritah cukup sederhana, yaitu menunda gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang akan digelar Desember mendatang.

“Sederhana, saya undur pilkadanya enam bulan hingga satu tahun,” kata Menko Perekonomian era Presiden Gus Dir itu saat menjadi narasumber acara Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk “Jurus Selamat dari Resesi ala Rizal Ramli” yang digelar RMOL TV pada Jumat (21/8).

Penundaan itu bukan tanpa alasan yang kuat. RR, sapaan akrabnya akan mengalihfungsikan dana pilkada yang mencapai Rp 20 triliun itu untuk memfasilitasi belajar online para siswa.

Dia akan membelikan 30 juta handphone dan memasang satu juta unit wifi demi menunjang fasilitas siswa menjalankan PJJ.

Gawai dan kuota internet, sambung RR merupakan dua hal yang dikeluhkan oleh para wali murid. Sebab, di saat pendapatan mereka sedang melemah, mereka dihadapkan pada kewajiban untuk menyediakan gawai dan kuota internet anak yang sedang belajar.

“Itu banyak banget yang ngadu ke saya, Pak Ramli tolong dong wifi, kita ini (mengeluarkan biaya untuk membeli kuota internet) Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu,” demikian Rizal.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya