Berita

Deputi Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman/Net

Politik

Politisi Demokrat: Rakyat Menderita Buzzer Makin Sejahtera

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 13:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Temuan soal penggunaan anggaran pemerintah untuk jasa influencer sebesar Rp 90,45 miliar makin membuktikan ketidakcakapan pemerintah dalam melakukan komunikasi publik.

"Pernyataan ICW mengenai penggelontoran dana yang besar kepada para influencer dan buzzer menjawab kecurigaan publik adanya relasi politik antara para seleb yang sering diundang ke istana negara dengan pihak pemerintah," tegas Deputi Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman kepada Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Jumat (21/8).

Mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta itu mengaku sulit mengerti dengan apa yang dilakukan pemerintahan ini.


Pasalnya pemerintahan, baik di kantor kepresidenan atau di kementerian sebenarnya sudah memiliki biro informasi dan media untuk mengampanyekan program kebijakan pemerintah.

"Lalu apa gunanya keberadaan mereka jika tak dipercaya oleh presiden atau pemerintah?" tanya Taufiq.

Dirinya pun menegaskan kepada pemerintah bahwa saat ini Indonesia sedang dalam keadaan yang memprihatinkan. Bahkan Indonesia sedang menuju krisis ekonomi yang serius.

Untuk itu, ia mengingat agar tidak membuang-buang anggaran hanya sekadar untuk menyewa jasa influencer.

"Remuk bangsa ini jika setiap ada permasalahan politik dan ekonomi jalan keluarnya adalah influencer dan buzzer, dari ilmu politik mana pun tidak akan ketemu teorinya. Rakyat makin menderita, influencer dan buzzer-nya makin sejahtera, negara macam apa ini?" tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya