Berita

Hukuman push up kepada aparat kepolisian yang tak memakai masker/Ist

Presisi

Propam Polda Kalsel Hukum Push Up Anggota Yang Tak Pakai Masker

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 21:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Peningkatan kasus suspek di kalangan masyarakat masih tinggi dikarenakan tingkat kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan masih kurang baik.

Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, Polda Kalimantan Selatan melalui Bid Propam melakukan kegiatan penegakan, penertiban dan disiplin (Gaktibplin) terhadap personilnya yang tidak menggunakan masker di lingkungan ruang kerja atau di sekitaran Mapolda Kalsel.

Gaktiplin protokol kesehatan ini sejalan dengan Program 7 Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta, yakni penguatan pengawasan.


“Dari hasil pelaksanaan memang masih ditemukan satu dan dua personel yang melanggar. Langsung diberikan peringatan dan tindakan berupa push up. Namun secara keseluruhan, penerapan protokol kesehatan sudah berjalan tertib dari suasana ruang kerja hingga personelnya,” kata Kasubbid Provos Bid Propam Polda Kalsel, AKBP Sugeng Priyanto kepada wartawan, Rabu (19/8).

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta menegaskan, sebelum menertibkan masyarakat dalam menggunakan masker, maka penertiban terlebih dahulu dilakukan di personel Polri maupun ASN Polri.

Hal ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti adanya Instruksi Presiden (Inpres) 6/2020 yang mengatur soal kedisiplinan melakukan protokol kesehatan di tengah pandemik Covid-19.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya