Berita

Bakal Calon Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda/Net

Nusantara

Joune-Kevin Komitmen Lestarikan Identitas Musik Asli Minahasa Utara

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 10:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Joune Ganda dan Kevin W. Lotulung menunjukkan keseriuasan maju pada ajang Pemilihan Kepala Daerah Minahasa Utara tahun 2020. Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati itu menyambangi kantor KPU setempat, Selasa (18/8).

Joune-Kevin menyambangi kantor penyelenggara pilkada untuk berkonsultasi mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk maju sebagai calon kepala daerah.

Sejauh ini, beberapa berkas persyaratan sudah dipersiapkan, namun Joune-Kevin menekankan ke kantor KPU untuk lebih memastikan syarat yang dimaksud.


Dengan begitu, pada pendaftaran yang dibuka 4 September 2020, mereka sudah benar-benar siap. Konsultasi ini sekaligus membuktikan diri keseriusan Joune-Kevin maju dalam pilkada untuk mengabdikan diri bagi masyarakat Minahasa Utara.

Sejauh ini, pasangan Joune-Kevin aktif turun ke bawah untuk memastikan aspirasi masyarakat dalam lima tahun mendatang. Dalam FGD yang dihelat Rumah Aspirasi JG-KWL Kolongan misalnya, Joune mendengarkan sekaligus mendukung rencana para pegiat kolintang melakukan pendakian ke puncak Gunung Klabat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dan bendera Rumah Aspirasi JGKWL.

Pada FGD yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Denny Lolong, Joune menekankan pentingnya semangat untuk menjaga dan melestarikan budaya kolintang di Sulawesi Utara dan secara khusus di Minahasa Utara.

Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi Musik Kolintang di puncak Gunung Klabat pada 17 Agustus 2020 sendiri disebut-sebut pertama kali dilakukan. Selama prosesi pengibaran bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi Musik Kolintang dari Sanggar Fantastic Prima Vista asal Lembean, Kecamatan Kauditan dan disupport Kerukunan Keluarga Kawanua dan Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN).

Apresiasi kepada pasangan Joune-Kevin secara khusus diberikan Tim Kolintang Fantastic Prima Vista sebagaimana disampaikan ketuanya, Stave Tuwaidan. Kata dia, kegiatan seperti ini sudah lama ingin dilaksanakan dan baru sekarang mendapatkan perhatian dari calon kepala daerah. Apalagi, kegiatan akbar tersebut akan didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI).

"Untuk itu, Kerukunan Keluarga Kawanua bersama PINKAN Indonesia dan tentunya akan dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi, ingin mendaftarkan kegiatan ini sebagai salah satu catatan rekor MURI," kata Joune dalam keterangannya, Rabu (19/8).

"Ini contoh yang baik, apa yang mereka lakukan dapat membangkitkan semangat anak muda lainnya. Ini akan memberikan landasan awal, menjadikan kolintang aset dunia, dengan Sulut sebagai tempat asalnya," sambung Joune, Ketua Bidang Ekonomi KKK (K3) Kerukunan Keluarga Kawanua pusat dalam sambutan mewakili Ketum K3.

PINKAN Indonesia menyebut kepedulian Joune Ganda dan juga Kerukunan Keluarga Kawanua yang mau mensupport kegiatan-kegiatan bertemakan Kolintang sebagai angin segar. Sebab ada calon kepala daerah yang bukan hanya retorika mendukung dan melestarikan identitas musik yang merupakan warisan asli dari Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Pasangan Joune-Kevin juga melakukan ziarah ke makam Maria Walanda Maramis di Maumbi, Kecamatan Kalawat dan mendatangi Monumen Alexander A Maramis di Kairagi Dua, Kota Manado, dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia. Joune sendiri diketahui memiliki darah keturunan pejuang nasional dari sang ibunda tercinta Vonny Maramis.

"Momentum HUT ke-75 RI ini, kami dari keluarga besar Maramis melakukan ziarah, dimana ada dua tokoh keluarga Maramis yang menjadi Pahlawan Nasional yakni Mr. Alexander A Maramis dan Ibu Maria Malanda Maramis," kata Joune disela-sela membersihkan dan tabur bunga di dua tempat tersebut.
Joune Ganda bersama istri

Menurutnya, kedua pahlawan ini sudah membuktikan pengabdian demi kemajuan dan Kemerdekaan Indonesia. Sumbangsihnya tidak diragukan. Maria Walanda Maramis merupakan sosok pahlawan yang membela persamaan hak antara laki-laki dan perempuan terutama di bidang pendidikan. Dimana pada tahun 1932 dia mendirikan PIKAT atau sekolah kejuruan putri dengan tujuan bahwa perempuan memiliki kemampuan yang sama untuk menuntut ilmu seperti laki-laki.

Sementara Mr Alexander A Maramis diketahui pernah menjabat sebagai anggota BPUPKI dan KNIP. Maramis juga dikenal sebagai salah seorang anggota Panitia Sembilan yang menandatangani Piagam Jakarta. Dia juga pernah menjadi Menteri Keuangan Indonesia.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya