Berita

Indonesia maju/Net

Jaya Suprana

Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 | 07:19 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEBAGAI warga Indonesia yang cinta Tanah Air Udara yang memang sangat layak dicintai ini, saya selalu menyambut hari proklamasi kemerdekaan Indonesia dengan penuh rasa syukur .

Bersyukur


Saya bersyukur bangsa Indonesia telah berhasil membangun negeri dari titik nol sehingga kini sudah termasuk ke dalam kelompok G-20 sebagai negara-negera terkemuka di planet bumi ini.


Saya bersyukur kini bangsa Indonesia dengan berpedoman Pancasila sedang giat membangun demi lebih menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia tanpa pandang latar belakang suku, ras, etnis, agama, ekonomi dan politik.

Saya bersyukur karena kini Indonesia merupakan suri teladan bagi seluruh bangsa di dunia sebagai bangsa yang senantiasa berupaya menjunjung tinggi kerukunan umat beragama di mana yang mayoritas menghormati yang minoritas dan sebaliknya.

Dapat diyakini bahwa Bung Karno, Bung Hatta, Pak Dirman, Bung Syahrir, Pak Tjokroaminoto, Ki Hajar Dewantara, pak Habibie, Gus Dur dan para tokoh bangsa Indonesia di alam baka tersenyum bahagia melihat apa yang telah dicapai di dunia fana oleh bangsa, negara dan rakyat Indonesia selama 75 tahu merdeka.

Nikmat Kemerdekaan

Saya pribadi bersyukur-alhamdullilah bahwa saya telah dapat menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia secara sosial, ekonomi, emosional mau pun spiritual.

Saya bersyukur dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia di tengah suasana Bhinneka Tunggal Ika yang menghadirkan kemahakayarayaan keanekaragaman kebudayaan Indonesia nan tiada dua di planet bumi ini.

Saya bersyukur menyimak kenyataan bahwa Pancasila telah menjadi pedoman kehidupan bangsa Indonesia dalam bersama menempuh perjalanan perjuangan lahir-batin menuju masyarakat adil dan makmur di sebuah negeri gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja.

Keadilan Sosial


Namun saya belum dapat mensyukuri kenyataan bahwa sila pada urutan terakhir Pancasila yaitu Keadilan Untuk Seluruh Indonesia baru terwujud sebagai Keadilan Sosial Untuk Sebagian Kecil Rakyat Indonesia.

Belum seluruh rakyat Indonesia seberuntung saya yang telah menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Masih banyak sesama warga Indonesia belum dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

Masih banyak sesama warga Indonesia dikorbankan atas nama pembangunan yang seharusnya bukan menyesangsarakan namun menyejahterakan rakyat.

Pelanggaran hukum dan hak asasi manusia masih dilakukan justru terhadap rakyat yang tidak berdaya melawan. Hukum justru tajam ke bahwa sambil tumpul ke atas.

Pembangunan yang seharusnya berpedoman pada Agenda Pembangunan Berkelanjutan yang telah disepakati para anggota PBB termasuk Indonesia sebagai pedoman pembangunan planet bumi abad XXI masih ada yang sengaja ditatalaksanakan secara tak segan mengorbankan alam dan rakyat.


Pelayanan kesehatan belum bisa dipersembahkan kepada rakyat secara adil dan merata. Masih banyak generasi muda tidak mampu melanjutkan pendidikan bukan akibat kurang cerdas namun sekedar akibat tidak mampu membayar uang seragam, uang gedung, uang buku, uang wisata berkedok studi atau membeli gawai untuk dapat mengikuti pendidikan secara on line.

Rintihan bahkan jeritan amanat penderitaan rakyat masih menggema di berbagai penjuru Nusantara setelah 75 tahun Indonesia merdeka.

Doa


Besar harapan kita semua bahwa target sasaran pembangunan Indonesia setelah 75 tahun merdeka akan difokuskan pada perjuangan bersama untuk secara gotong-royong konsekuen dan konsisten mewujudkan makna adiluhur yang terkandung di dalam sila terakhir Pancasila yaitu Keadilan Untuk Seluruh Rakyat Indonesia menjadi kenyataan.

Dengan penuh kerendahan hati saya ajak teman- teman sesama warga Indonesia yang berkenan diajak untuk memanjatkan doa memohon Yang Maha Kuasa berkenan melimpahkan anugrah Kekuatan Lahir dan Batin kepada bangsa Indonesia untuk membulatkan tekad bersama bergotong-royong, berjuang maju tak gentar membangun negeri tercinta kita nan indah permai ini untuk mewujudkan Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia agar seluruh rakyat Indonesia dapat menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Amin.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya