Berita

Deklarasi terbentuknya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)/RMOL

Politik

GMNI: Terbentuknya KAMI Bagian Dari Proses Demokrasi

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 | 01:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Terbentuknya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diprakarsai oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin, dan sejumlah tokoh aktivis lainnya adalah bagian dari demokrasi.

Begitu dikatakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI), Imanuel Cahyadi. Dia berharap, adanya KAMI tidak menjadi polemik di ruang publik.

"Pembentukan KAMI sebagai wadah aktualisasi bagi tokoh-tokoh yang berpartisipasi didalamnya adalah bagian dari proses demokrasi dan dijamin oleh konstitusi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8).


Imanuel menilai, semangat pendirian KAMI yang ingin menyelamatkan Indonesia harus dibuktikan, tidak hanya melalui gagasan. Namun, juga melalui aksi nyata.

"Narasi pendirian KAMI dalam semangat menyelamatkan Indonesia harus dibuktikan dengan aksi nyata. Apalagi, saat ini negara Indonesia sedang dilanda pandemik Covid- 19," jelasnya.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya bila KAMI bersama dengan seluruh elemen bangsa yang lain bergotong royong untuk menyelamatkan Indonesia untuk keluar dari krisis.  

Walau didasari oleh semangat menyelamatkan Indonesia, Imanuel tidak menampik kemungkinan bahwa pendirian KAMI juga sarat akan muatan politis.

Ia hanya berharap bahwa para tokoh yang terlibat didalamnya mampu menempatkan prioritas penyelamatan negara dari pandemi Covid-19 diatas tujuan politis lainnya.

"Kita juga menyadari bahwa ada motif politik yang diperjuangkan oleh para pendiri KAMI tersebut. Namun, prioritas saat ini adalah menyelamatkan Indonesia dari Covid- 19 agar Indonesia tidak jatuh dalam jurang resesi yang lebih dalam," tegasnya

Apapun yang menjadi agenda politis dari para tokoh tersebut, lanjut Imanuel, harusnya diperjuangkan sesuai porsinya, yaitu pada agenda Pemilu yang nanti akan kita laksanakan kembali pada tahun 2024 nanti.

"Harapan saya, semua elemen masyarakat dan pemerintah saat ini bisa berperan mengambil bagian dalam solusi permasalahan bangsa saat ini", tutup Imanuel.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya