Berita

Ilustrasi Komisaris Utama Pt Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/RMOL

Politik

Pengamat: Kenapa Kinerja Pertamina Anjlok Meski Ada Ahok Yang Dipuja-puja?

MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 | 18:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tidak masuknya PT Pertamina (Persero) dalam daftar fortune global 500 menandakan kinerja perusahaan plat merah tersebut tak membaik.

"Ini tentu menunjukan bahwa kinerja Pertamina mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya atau anjlok," ujar analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/8).

Padahal, kata Ubedilah, peluang Pertamina untuk bisa bertahan masuk dalam fortune global 500 sangat tinggi. Karena secara analisis, dampak akibat Covid-19 termasuk yang sangat minimalis.


"Buktinya perusahaan minyak negara-negara lain masih bisa bertahan bahkan naik posisinya. Problemnya mengapa kinerja Pertamina anjlok padahal ada Ahok yang dipuja sebagai sosok tangan besi yang memiliki leadership kuat ditaruh Jokowi di Pertamina?" urai Ubedilah.

Oleh karenanya, ia berpandangan keberadaan mantan Gubernur DKI Jakarta itu tersebut tidak menjadi faktor penting untuk membuat Pertamina maju.

"Jangankan membuat Pertamina maju, membuat kebijakan BBM yang pro rakyat saja tidak, seperti menurunkan harga BBM untuk rakyat miskin secara berkala. Itu tidak dilakukan Ahok, padahal harga BBM dunia sedang turun, negara-negara ASEAN sejak bulan Mei sudah menurunkan harga BBM. Lalu apa manfaatnya Ahok di Pertamina?" kritiknya.

"Padahal sebagai Komisaris Utama, Ahok kemungkinan digaji ratusan juta bahkan mungkin miliaran rupiah perbulan," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya