Berita

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan/Net

Pertahanan

Lemkapi Apresiasi Densus 88 Tangkap 72 Terduga Teroris Jelang Hari Kemerdekaan

SABTU, 15 AGUSTUS 2020 | 21:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengapresiasi Densus 88 Antiteror Mabes Polri yang berhasil mengamankan 72 terduga teroris kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD) menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang.

"Kita apresiasi kinerja hebat Densus 88 Antiteror Polri sebelum kelompok ini melukai masyarakat. Atas kinerja para polisi promoter tersebut, Polri banyak mendapat apresiasi dari masyarakat. Bahkan  kepolisian internasional juga memuji,” kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada redaksi, Sabtu (15/8).

Menurut mantan anggota Kompolnas ini, hasil pemantauan pihaknya dalam dua bulan terakhir 11 terduga teroris yang masuk dalam jaringan JAD yang memiliki koneksi ke ISIS berhasil digulung oleh anak buah Irjen Martinus Hukom.


Dalam pengamatan Edi, jaringan terduga teroris ini memiliki peran bermacam-macam mulai dari pengirim logistik, donatur dan fasilitator ke Suriah.

Selain itu melakukan latihan militer di pulau seribu, Bogor dan Karawang. Bahkan salah satu terduga teroris yang turut diamankan berprofesi dokter

"Kita sepantasnya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polri yang siang malam terus melindungi masyrakat dari berbagai aksi teror. Kita paham mencegah lebih baik dari pada mengobati. Atas kinerja hebat  tersebut rakyat merasa nyaman," pungkas Edi.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri melakukan operasi penangkapan atau preventive strike terhadap pelaku tindak pidana terorisme di 8 wilayah Indonesia sebagai bentuk antisipsi terjadinya aksi teror menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 pada 17 Agustus mendatang.

Operasi penangkapan ini dilakukan mulai dari 1 Juni hingga 12 Agustus 2020, dan berhasil mengamankan 72 terduga teroris.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya