Berita

Ekonom senior, Dr Rizal Ramli/Net

Politik

Jika Ingin Atasi Krisis, Indonesia Disarankan Punya Tim Ekonomi Seperti Rizal Ramli

SABTU, 15 AGUSTUS 2020 | 14:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jika ingin membenahi pemerintahan dan kondisi perekonomian nasional secara fundamental, Indonesia harusnya memiliki tim ekonomi berintegritas kuat sekelas Rizal Ramli.

Begitu antara lain dikatakan Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie dalam perbincangan dengan redaksi.

“Dia era Gus Dur pertumbuhan ekonomi minus 3 persen mampu dinaikkan menjadi (positif) 4 persen oleh Rizal Ramli. Nah, Indonesia butuh pemimpin pemikir dan analis biar ekonomi stabil,” kata Jerry, Sabtu (15/8).


Tim ekonomi ini, sambung Jerry harus punya cara dan strategi, untuk itulah pentingnya manajemen krisis.

Menurut Jerry, Joko Widodo yang sedang berkuasa harus tegas dalam menentukan arah kebijakan ke depan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang saat ini nyungsep minus 5,32 persen.

Katanya, harus ada orang yang diamanahkan untuk konsentrasi dan fokus sekaligus bertanggung jawab.

“Waktu era Soeharto, itu dipegang oleh Bappenas. Tapi saat ini kurang jelas siapa yang handle,” tandas Jerry.

Kalau dulu ada program "Trilogi Pembangunan" yakni, Pertumbuhan Ekonomi, Stabilitas Nasional dan Pemerataan Pembangunan.

Dalam perkembangannya, saat ini perencananaan pembangunan seperti Trilogi justru nyaris hilang.

“Dan orang yang ditempatkan dibidang ekonomi haruslah yang competence, credibility, expert dan skillful,” demikian Jerry menegaskan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya