Berita

Densus 88 Mabes Polri saat menangkap terduga teroris/RMOL

Presisi

Operasi Jelang Kemerdekaan RI, Densus 88 Amankan 72 Terduga Teroris

JUMAT, 14 AGUSTUS 2020 | 16:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri melakukan operasi penangkapan atau preventive strike terhadap pelaku tindak pidana terorisme di 8 wilayah Indonesia sebagai bentuk antisipsi terjadinya aksi teror menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 pada 17 Agustus mendatang.

Operasi penangkapan ini dilakukan mulai dari 1 Juni hingga 12 Agustus 2020, dan berhasil mengamankan 72 terduga teroris.

“Terorisme merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) dan kejahatan terhadap kemanusiaan (crime against humanity) dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia (HAM). Yang harus dilakukan upaya-upaya pencegahan, penegakan hukum maupun identifikasi dan sosialisasi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono dalam konferensi pers virtual di Bareskrim, Jakarta, Jumat (14/8).


Penangkapan ini dilakukan di Sumatera Barat, Bali, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Awi mengulas, operasi penangkapan yang dilakukan oleh Satgaswil Densus DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Dalam operasi sehari yaitu tanggal 12 Agustus 2020, Densus 88 berhasil mengamankan 15 terduga teroris kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

Mantan Irwasda Polda Jawa Timur ini merinci, pelaku tindak pidana terorisme yang diamankan ialah KIA alias Abu Hanifa alias Jack (33). Pria yang keseharianya sebagai ojek online itu merupakan Amir atau pimpinan JAD DKI Jakarta.

Adapun keterlibatanya, ialah mengadakan idad dan kajian di Goa Wadon, Jonggol, Kabupaten Bogor 17-18 Agustus 2019, di Curug Cilalay, Karawang 8 September 2019, di Gunung Batu Jonggol, Kabupaten Bogor 21-22 September 2019, dan mengadakan kajian serta melakukan pembaiatan kelompoknya kepada Amir ISIS di kediaman terduga teroris RN para 9 November 2019.

Selain itu, Awi mengungkap, KIA juga merupakan pendana terhadap individu kepada kelompok jaringan teror Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Kemudian AR alias Abu Fauzan (54). Pelaku adalah mantan Napiter dan tugasnya ialah sebagai fasilitator kelompok JAD ke Suriah.

Lalu, MF (21), S (30), M (45), ML (27), RN (22), OI (47), AA (24), H (44) dan RFT (24). Mereka semua ditangkap dibeberapa wilayah di Bekasi, Jawa Barat secara maraton pada 12 Agustus 2020 dan mengikuti idad bersama-sama.

Kemudian MR (23) ditangkap di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, AH (54) ditangkap di Citerup, Bogor, Jawa Barat, SR (35) ditangkap di Pamulang, Tangerang Selatan, dan AR (42).

AR (42), merupakan terduga teroris yang berprofesi sebagai Dokter. Dan orang yang bertugas melakukan retruners (pergantian kelompok yang berangkat ke Suriah) sekaligus fasilitator keberangkatan para pelaku terduga teroris ke Suriah pada tahun 2015.

“Penangkapan maraton di Bekasi dan Jakarta ini sebanyak 69 barang bukti yang disita oleh Densus 88, ke-15 tersangka dikenakan pasal 15 jo pasal 7 dan pasal 13 huruf c UU 5/2018 tentang perubahan UU 15/2003 tentang pemberantasan terorisme, dengan ancaman pidana seumur hidup,” demikian Awi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya