Berita

Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, akan terus mencari para pelaku pengeroyokan di rumah Habib Umar Assegaf/Istimewa

Presisi

Serius Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Di Solo, Kapolda Jateng: Langit Runtuh Akan Tetap Kami Kejar

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 15:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kasus pengeroyokan saat acara Midodareni keluarga Habib Umar Assegaf di Pasar Kliwon, Surakarta, terus dikembangkan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Dikatakan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi, sejauh ini pihaknya telah mengamankan 7 orang pelaku pengeroyokan. Lima di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dua orang masih dalam pemeriksaan intensif.

"Kami sudah memeriksa 35 orang saksi dari masyarakat sekitar yang melihat dan mendengar secara langsung kejadian kemarin. Langit runtuh akan tetap kita kejar dan tegakkan hukum atas kasus ini,” kata Ahmad Luthfi kepada wartawan, Kamis (13/8).


Adapun pelaku yang berhasil diamankan ialah BD, ML, RN, MM, MS, N, dan A. Ketujuh pelaku diancam dengan Pasal 170 KUHP dan 160 KUHP serta Pasal 335 KUHP JO Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP Tentang Kekerasan Terhadap Orang di Muka Umum.

Luthfi menegaskan, kepada para pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri serta mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi tentang kelompok intoleran untuk segera menyampaikan kepada pihak kepolisian.

"Negara tidak boleh kalah dengan Intoleransi, kelompok radikal, dan premanisme. Para pelaku untuk segera menyerahkan diri atau kita tangkap,” tegasnya.

"Polri tidak pandang bulu, semua sama di muka hukum, tidak peduli itu kelompok radikal atau kelompok intoleran akan kita lakukan tindakan hukum,” demikian Luthfi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya