Berita

Erick Thohir dan Komjen Gatot Eddy Pramono/Net

Politik

Erick Thohir: Vaksin Massal Covid-19 Diatur Oleh TNI-Polri

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 13:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 terhadap masyarakat nantinya bakal diatur oleh jajaran TNI dan Polri.

Demikian disampaikan Menteri BUMN yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick usai mengumumkan Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai Wakil Ketua II Komite PCPEN di Mabes Polri, Kamis (13/8).


“Sesuai arahan bapak Presiden di Bandung, nanti untuk imuniasi massal akan dibawah TNI-Polri. Untuk mengkoordinasi daripada Kementrian Kesehatan, Kementrian Pendidikan dan PMI,” kata Erick.

“Sesuai arahan bapak Presiden di Bandung, nanti untuk imuniasi massal akan dibawah TNI-Polri. Untuk mengkoordinasi daripada Kementrian Kesehatan, Kementrian Pendidikan dan PMI,” kata Erick.

Erick mengatakan, penunjukan TNI dan Polri guna mengkoordinasikan vaksinasi massal lantaran kedua institusi tersebut memiliki sumber daya manusia yang sangat siap.

“Tidak hanya 53 rumah sakit, 6.700 tempat tidur juga ada. Tenaga medis yang jumlahnya ratusan ribu ini mendukung sukses imunisasi massal,” tandas Erick.

Saat ini, vaksi anti virus Covid-19 itu tengah dikembangkan oleh Bio Farma bersama perusahaan vaksin Sinovac Biotech dari negeri tirai bambu.

Kini vaksin tersebut telah memasuki tahap ketiga yaitu uji klinis dengan menyuntikan vaksi kepada 1.620 orang relawan.  

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya