Berita

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dan Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Presisi

Ditunjuk Wakil Ketua II Komite PCPEN, Begini Kata Wakapolri Komjen Gatot Eddy

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 10:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengaku siap untuk melaksanakan seluruh kegiatan yang telah diprogramkan oleh Komite PCPEN.

Kesiapan itu disampaikan setelah dirinya resmi ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Wakil Ketua II Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN). 

“Selama ini Polri sudah melaksanakan tapi kita lebih mengotpimalkan kembali dari kegiatan kita, kita sudah mempunyai namanya Operasi Aman Nusa II,” kata Gatot Eddy di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/8).


Pada prinsipnya, kata Gatot, dengan dilibatkannya Polri dalam tim yang bertujuan untuk memulihkan percepatan ekonomi nasional yang “sakit” karena pandemik Covid-19 ini mampu memberi kontribusi besar.

“Dan tentunya terkait dengan Covid-19 segera bisa diputus penyebaranya dan kita semua kembali kepada hal normal,” pungkas Gatot.

Menteri BUMN Erick Thohir yang mengunjungi Mabes Polri usai penunjukan itu mengatakan, jalannya komite pemulihan ekonomi tidak akan berjalan sukses tanpa adanya peran dari TNI dan Polri.

Saya datang ingin memastikan bahwa sinergitas tim pelaksana dan TNI dan Polri menjadi yang tidak terpisahkan,” tekan Ketua Pelaksana Komite PCPEN itu.

Erick meminta, pelibatan Polri dalam komite ini jangan disalahdiartikan sebagai upaya membuat masyarakat takut.

Namun, masyarakat harus sadar bahwa saat ini disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, menjaga diri dan keluarga dari penularan virus corona atau Covid-19 adalah hal utama yang harus terbenam di dalam pikiran masyarakat.

“Dengan begitu peningkatan sosialisasi yang akan dilakukan TNI-Polri menjadi sangat signifikan dan penting. Supaya masyarakat bisa membantu sukses penanganan Covid-19,” pungkas Erick.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya