Berita

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono/RMOL

Presisi

Wakapolri Ancam Copot Kapolsek Hingga Kapolda Yang Tak Becus Tangani Corona

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 17:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pimpinan Kapolri tidak segan untuk mengganti alias mencopot Kapolsek hingga Kapolda yang tidak becus melalukan pendisiplinan masyarakat dalam rangka memutus penularan virus corona atau Covid-19.

"Kalau ada kapolsek yang tidak melaksanakan kegiatan baik dalam pendisiplinan masyarakat atau kegiatan lainnya dalam rangka memotong Covid-19 ini, ganti saja Kapolsek-nya, kalau nanti Kapolres-nya juga tidak bekerja dengan serius, juga Kapolda ya sampaikan saja. Kita ganti Kapolda-nya," kata Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (12/8).

Dia menjelaskan bahwa Polri sudah berkomitmen untuk membantu pemerintah pusat dan daerah memutus mata rantai wabah Covid-19 dengan cara mendisiplinkan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.


"Kita punya anggota Sabhara dan Brimob bisa digunakan oleh Kapolda membantu gubernur, bupati, camat dan kepala desa. Kita akan mendampingi Satpol PP untuk menegakkan Perda. Dan selalu saya ingatkan, bahwa dalam bertindak kita selalu humanis," himbau Gatot.

Dia menambahkan, jika pemerintah berhasil memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut, maka masyarakat akan sehat dan perekonomian kembali tumbuh.

"Ini harapan kita semua," pungkas Gatot Eddy Pramono.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya