Berita

Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Otak Atik Pilpres 2024, Demokrat: Publik Sedang Menimbang Siapa Pemimpin Masa Depan

SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 15:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekalipun pemilihan presiden (Pilpres) baru dilakukan para tahun 2024 mendatang, namun publik sudah banyak yang memprediksi kombinasi pasangan capres dan cawapres.

Beberapa diantaranya yang cukup banyak disebut oleh publik adalah potensi pasangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI Puan Maharani, hal ini menguat dikarenakan hubungan yang semakin mesra antara PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.

Apalagi ada sejarah yang sangat kuat diantara keduanya dalam pilpres 2009 saat Megawati Soekarnoputri berpasangan dengan Prabowo Subianto.


Di luar itu disebut juga pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY yang akhir-akhir ini makin sering muncul dalam perbincangan netizen di media sosial

Deputi Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman menilai itu adalah hal yang wajar dan tidak ada masalah dengan prediksi tersebut.

"Saya memandangnya sebagai proses politik yang alamiah, biar saja publik mulai menilai dan menimbang siapa saja kandidat yang layak menjadi pemimpin masa depan," ungkapnya kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (11/8).

Menurutnya, bagi Partai Demokrat yang paling penting saat ini adalah terus bekerja bersama rakyat, apalagi dalam posisi rakyat yang sedang mengalami masa-masa sulit akibat pandemik Covid-19.

"Mas Ketum tidak lelah mengingatkan dan memberikan arahan kepada semua kader untuk menggerakkan semua mesin partai dalam rangka membantu dan meringankan beban rakyat, kemanusiaan saat ini nomor satu, politik harus mengalah kepada kemanusiaan," jelas Taufiq.

Terkait pilpres 2024, mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta itu menambahkan bahwa sudah ada tahapannya dan tinggal diikuti prosesnya dengan baik dan seksama

"Pasangan Prabowo dan Puan Maharani akan menjadi magnet dan ikon politik baru. Meskipun saya dari Partai Demokrat tapi saya sungguh berharap pasangan ini bisa benar-benar terwujud, dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi kita," pungkas Taufiqurrahman.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya