Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sambut Semester II/2020, BTN Terus Genjot Penyaluran Dana PEN

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 21:14 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Menyambut semester II tahun 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus mengoptimalkan kontribusinya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan meningkatkan penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sebulan pasca diberi kepercayaan oleh Pemerintah untuk menyalurkan dana PEN, BTN telah menyalurkan 99,3 persen dana yang ditempatkan Pemerintah tersebut atau sebesar Rp 5triliun. Hingga akhir September, BTN mentargetkan penyaluran dana PEN sesuai komitmen yaitu Rp 15 triliun.
 
"Selama kurang lebih sebulan, kami fokuskan penyaluran PEN ke sektor yang masih bertahan saat pandemic berlangsung, misalnya ke sektor konstruksi yang terkait KPR dan penyaluran kredit consumer baik KPR Subsidi dan Non Subsidi serta kredit ke UMKM,” kata Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury di Jakarta, akhir pekan lalu.


Sampai dengan 7 Agustus 2020, realisasi bisnis BTN atas penempatan uang negara untuk ekspansi pada sektor pembiayaan perumahan sebesar Rp 4,965triliun (99,3% dari penempatan dana pemerintah di BTN).
Adapun rinciannya, yaitu KPR Subsidi sebesar Rp 1,791 triliun dengan 12.873 unit, KPR Non Subsidi sebesar Rp 1,693 triliun dengan 7.045 unit, Kredit Konstruksi dan lainnya sebesar Rp 1,028 triliun, serta kredit ke BUMN sebesar Rp 453 Miliar.

Ditambahkan Pahala, sesuai rencana bisnis, untuk bulan Juli hingga Desember 2020, dana penempatan pemerintah akan disalurkan untuk 68.500 unit atau setara dengan KPR subsidi senilai Rp9,24 triliun, sementara untuk KPR nonsubsidi akan terealisasi untuk 17.857 unit atau setara dengan Rp6,25 triliun.

Sedangkan kredit konstruksi rencananya akan disalurkan sebesar Rp5,485 triliun dan kredit ke BUMN senilai Rp9,05 triliun. Dengan demikian, total penyaluran kredit bulan Juli hingga Desember 2020 diharakan mencapai 86.357 unit atau senilai kurang lebih Rp30 triliun.

Pahala menjelaskan, dalam sebulan ini BTN berupaya untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor yang terdampak pandemi Covid-19 namun masih berpotensi bangkit dalam jangka waktu menengah, misalnya sektor konstruksi dan konsumsi.

“Seleksi kami lakukan semata agar risiko kredit terkendali sehingga non performing loan dapat dikendalikan,” katanya.

Untuk kredit ke sektor properti, Bank BTN, tetap on track, karena masih ada kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga atau SSB yang akan dikerahkan BTN untuk mendorong sektor properti.

Selain PEN, BTN juga berkomitmen melaksanakan program pemulihan ekonomi lain yang diinisasi oleh Pemerintah, diantaranya Program Penjaminan Kredit Modal Kerja untuk UMKM yang terdampak pandemi  Covid-19, dan program stimulus dengan Pemberian subsidi bunga /margin untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan ekonomi debitur dalam menjalankan usahanya sebagai bagian dari upaya mendukung program PEN.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya