Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Ogah Jadi 'Kelinci Percobaan' Vaksin Covid-19, Erick Thohir Bukan Ksatria

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 | 23:06 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri BUMN Erick Thohir dinilai tak memiliki mental ksatria dan sense of krisis ketika tak mau menjadi relawan untuk uji klinis vaksin Covid-19.

Begitu yang disampaikan mantan Sekjen Prodem Satyo P kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (8/8).

Bagi aktivis yang akrab disapa Komeng itu, Erick seolah memposisikan hero dengan mengebut Bio Farma untuk menciptakan sejuta vaksin.


Menurut Komeng, belum tentu vaksin yang dikerjasamakan oleh Sinovac Biotech asal China itu belum tenti cocok dengan jenis virus Covid-19 yang ada di Indonesia.

“Tapi paling sok hero ngomong BUMN Bio farma akan produksi ratusan juta. Beda dengan Ridwan Kamil dia justru menawarkan diri, padahal dia Gubernur yang lebih punya basis konstituen,” tandas Komeng.

Saat ini, PT Bio Farma tengah melakukan uji klinis tahap III untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac asal China. Untuk melakukan pengujian tersebut, Bio Farma tengah mencari 1.620 relawan yang mau disuntikkan vaksin ke dalam tubuhnya.

Erick Thohir yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menjelaskan alasannya kenapa ogah menjadi relawan untuk uji coba klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga.

Dalam wawancara dengan Kumparan, Jumat (7/8), Erick mengatakan, sebagai pemimpin, tidak etis jika dia memperoleh imunisasi vaksin pertama kali.

“Bukannya takut. Tapi lebih baik relawan yang sesuai dengan prototipe yang dicari. Meski pengin disuntik, tapi rakyat dulu. Kami sebagai pemimpin belakangan," sebut Erick dalam acara itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya