Berita

Hadi Pranoto mengaku menemukan obat anti Covid-19 yang disampaikan dalam wawancara bersama Youtuber Anji/Repro

Presisi

Kasus Hadi Pranoto Dan Anji Naik Ke Tahap Penyidikan

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 21:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Serangkaian gelar perkara terhadap kasus dugaan penyebaran hoaks terkait obat Covid-19 dengan terlapor Hadi Pranoto dan musisi Anji telah dilakukan Penyidik Polda Metro Jaya.

Hasilnya, Polda Metro telah menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

“Tadi pagi kami lakukan gelar perkara dan memang sudah memenuhi persangkaan di Pasal 28 Juncto Pasal 45A di UU ITE kemudian perkara ini ditingkatkan dari penyelidikan naik ke penyidikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (6/8).


Setelah kasus ditingkatkan, penyidik nantinya akan melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi-saksi ahli, yakni ahli bahasa dan IT, termasuk perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Untuk itu, rencananya pekan depan penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap Hadi Pranoto sebagai terlapor dan musisi Anji sebagai pemilik channel YouTube yang menampilkan konten wawancara temaun obat herbal yang diklaim sebagai penangkal Covid-19.

“Kami akan jadwalkan minggu depan,” tandas Yusri.

Laporan terhadap Anji dan Hadi Pranoto sebelumnya dilayangkan Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas dengan nomor laporan polisi LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 3 Agustus 2020.

Keduanya dituding melanggar Pasal 28 ayat (1) UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 45 huruf a UU 19/2016 dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya