Berita

Presentasi hasil survei KPK untuk memotret Pilkada Tangsel 2020/Repro

Politik

Jika Pilkada Tangsel Dilakukan Saat Ini, Golput Bakal Menang

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 08:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pilkada Tangsel 2020 yang sangat dinamis membuat Kajian Politik Nasional (KPN) tertarik untuk memotret peta perpolitikan di wilayah tersebut melalui survei. Hasilnya cukup mengejutkan.

KPN tertarik melakukan survei yang diberi judul 'Pertarungan Para Dinasti, Siapa Laku?' karena pihaknya melihat ambisi dari para elite politik yang langsung menurunkan keluarganya dalam kontestasi 5 tahunan tersebut.

Nama-nama 'darah biru' (dinasti) saling bertarung di kota yang jaraknya hanya beberapa kilometer dari Ibukota Jakarta. Ada Siti Nur Azizah (SNA), putri Wakil Presiden RI KH Maaruf Amin; Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto; sampai Pilar Saga Ichsan, anak Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang ikut meramaikan kontestasi.


Direktur eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul menyatakan, ada hal yang mengagetkan ketika menampilkan hasil survei yang disandingkan dengan golput (tidak memilih).

"Golput menempati posisi 55 persen, artinya menjadi pemenang Pilkada," kata Adib Miftahul, dilansir Kantor Berita RMOLBanten.

Sementara untuk para bakal calon, petahana Benyamin Davnie berada di peringkat pertama dengan 14,3 persen; disusul Siti Nur Azizah dengan 11,6 persen; Muhammad 9,5 persen; Ruhamaben 3,6 persen; Pilar Saga Ichsan 2,7 persen; dan terakhir Rahayu Saraswati 0,45 persen.

"Ini harus menjadi perhatian bersama, bahwa angka golput bisa mencapai 55 persen. Maka kami katakan bahwa pemenang pilkada dalam survei kami dalam kurun waktu ini adalah golput. Ini meningkat sekitar 10 persen dari pilkada sebelumnya yang sekira 44,9 persen," papar Adib.

Lebih lanjut Adib mengatakan, alasan terbesar mengapa para pemilih enggan ke tempat pemungutan suara atau TPS adalah karena ketakutan terpapar virus Covid-19.

"Ini menjadi PR besar bagi Komisi Pemilihan Umum atau KPU Tangsel bagaimana bisa menerapkan sistem pemungutan suara yang berbasis protokoler Covid-19, dan meyakinkan para pemilih untuk datang ke TPS," lanjut Adib.

Terkait dengan persandingan para calon dengan golput, ketika hasil survei menunjukan ketika angka golput tinggi, maka pasangan Siti Nur Azizah dan Ruhamaben yang diuntungkan.

Namun jika angka golput dapat ditekan rendah, maka pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan yang diuntungkan karena memperbesar persentase kemenangan mereka. Walaupun mereka tetap unggul dalam tingkat golput yang tinggi.

"Ini menunjukkan bahwa Benyamin Davnie berkepentingan memperkecil angka golput untuk memperbesar peluang menangnya. Namun sebaliknya, Siti Nur Azizah berkepentingan memperbesar angka golput guna meningkatkan peluang kemenangannya. Ini menjadi tolak ukur kita dalam melihat pola-pola kampanye para calon-calon ini nantinya," jelas Adib.

Selain itu, melihat munculnya anak dan sanak keluarga tokoh-tokoh besar, hasil survei yang menunjukan kecilnya elektabilitas Rahayu Saraswati dibanding calon lainnya, menunjukan bahwa pemilih di Tangsel merupakan pemilih rasional. Para pemilih menitikberatkan pilihannya kepada calon yang dikenal dalam lingkup harian mereka.

"Persentase terkecil saat ini Rahayu Saraswati, karena mungkin secara figur tidak dikenal oleh masyarakat Tangsel. Kalau sisi Muhammad kita lihat cukup bagus. Jadi tinggal Saraswati yang perlu kerja ekstra keras untuk mengimbanginya," lanjut Adib.

Untuk diketahui, Survei KPN ini dilakukan pada 17-24 Juli 2020.  Mengunakan metode multistage random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 440 orang, sampling of error 4,8% dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya