Berita

Kandidat calon presiden dari partai Demokrat, Joe Biden/Net

Dunia

Tanggapi Usulan Trump Tunda Pemilihan, Joe Biden: Itu Adalah Cara Untuk Menghindari Kekalahan

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 13:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Usulan Donald Trump yang meminta agar pemilihan ditunda karena adanya pandemik mengundang berbagai reaksi. Terutama ketika ditambahi pernyataan bahwa ia tidak mempercayai hasil suara yang menggunakan metode surat. Kandidat presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, pun melontarkan kritikannya. Menurutnya, saran itu hanyalah upaya Trump menghindari kekalahan.

"Dia (Trump) menyarankan kita harus menunda pemilihan. Dia juga melemparkan kebohongan yang terang-terangan menuduh bahwa metode pemilihan dengan surat adalah penipuan. Itu sangat mengerikan," kata Biden.

Usulan Trump yang meminta agar pemilihan presiden yang dijadwalkan pada 3 November 2020 dimundurkan atau ditunda, telah ditolak oleh Demokrat dan rekan-rekannya dari Partai Republik di Kongres AS.


"Dia (Trump) menyerukan segala upaya untuk mengeksploitasi pandemik ini untuk tujuan politik. Itu mengalihkan perhatian dari kegagalan totalnya," kata Biden, seperti dikutip dari Reuters, Senin (3/8).

Dengan selalu menyarankan pemilihan ditunda dan menyatakan metode pemilihan lewat surat akan penuh kecurangan, dikhawairkan itu adalah pertanda Trump akan menolak hasil pilpres jika dia kalah.

Pada 3 November mendatang warga Amerika akan menentukan suara mereka. Di tengah penyebaran Covid-19 yang menghantam AS, warga menentukan pilihannya melalui surat, bukan memilih secara langsung. Hal ini sebagai tindakan untuk menjaga jarak sosial.

Namun, hal itu juga yang dikhawatirkan Trump sehingga ia menyarankan untuk ditunda. Menurutnya, pemungutan suara melalui surat-surat pada pemilihan November mendatang, akan menjadi 'pemilihan yang paling tidak akurat dan curang dalam sejarah'.

“Ini akan sangat memalukan bagi AS. Maka, tunda Pemilu sampai orang dapat memilih dengan benar, aman dan aman,” tekan Trump dalam tweetnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya