Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Ayo Berkurban, Ini Kesempatan Langka Membantu Sesama Di Saat Pandemik!

JUMAT, 31 JULI 2020 | 12:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Makna berbeda dalam perayaan Idul Adha 1441 Hijriah tahun ini turut dirasakan politisi Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Mardani Ali Sera.

Ketua DPP PKS ini mengurai sebuah makna pelaksanaan ibadah Idul Adha yang digelar di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19).

"Pandemik Covid-19 adalah musibah semesta, namun ibadah Qurban tetap memanggil kita," kicau Mardani dalam akun Twitter pribadinya @MardaniAliSera, Jumat (31/7).


Dalam postingan yang sama, Mardani mengajak masyarakat untuk bertanya-bertanya kepada diri sendiri, terkait kemampun untuk memberikan hewan kurban, meski situasi sekarang ini tengah sulit.

"Akankah kita bisa memaksakan diri berkurban di tengah musibah ini? Karena selain kita masih banyak yang mengalami cobaan yang lebih berat," ungkapnya.

Dalam sebuah video yang dia posting bersamaan dengan cuitannya, Mardani coba mengurai makna berkurban dari kisah Nabi Ibrahim as yang harus merelakan anaknya Nabi Ismail as untuk disembelih, sebagai tanda cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.

"Nabi Ibrahim mengorbankan harta terbaiknya, ananda nabiullah Ismail as. Kita ringan sekali, kambing, sapi, atau yang lain. Ini kesempatan sekali seumur hidup ibadah kurban di masa pandemik," katanya.

Oleh karena itu, anggota DPR ini mengajak seluruh masyarakat untuk menyembelih hewan kurban. Karena menurutnya, waktu sekarang ini bisa dijadikan momentum untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan.

"Ayo, paksakan diri, hapuskan ego diri, berkurban bantu sesama. Besar pahalanya di masa pandemik. Allah SWT selalu membuka lebar tangannya untuk kita. Kurban saat terbaik membersihkan diri, kurban saat terbaik membantu sesama," imbaunya.

"Jangan lupa, paksakan diri melaksanakan ibadah kurban di Idul Adha yang penuh dengan pandemik ini," demikian Mardani Ali Sera menutup.  

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya