Berita

Vihara Dharma Bakti/Net

Publika

Jangan Mengecoh Umat Vihara Dharma Bakti

RABU, 29 JULI 2020 | 15:50 WIB

ADA dua sosok panitia yang ditengarai mempunyai itikad tidak tulus terhadap rencana pemugaran dan pembangunan vihara bersejarah, Dharma Bakti atau Cing De Yuen yang terletak di kawasan dikenal sebagai Petak Sembilan, Jakarta kota.

Adalah Pui Sudarto dan Apauw yang ditempatkan sebagai penanggung jawab pemugaran dan pembangunan dalam susunan panitia tersebut, dirasakan umat tidak berdasarkan jiwa dan nafas spiritual vihara yang telah berlangsung ratusan tahun.

Menempatkan almarhum Liem Sioe Liong (Sudono Salim) sebagai Dewan Penasihat oleh mereka dipandang sebagai sensasi yang menyalahi etika kepatutan rasa hormat kepada almarhum.


Patut diduga itu hanyalah upaya mereka untuk mendapat simpatik para donatur khususnya para kolega keluarga almarhum Liem. Cara menjual nama seperti ini sangatlah tidak pantas dilakukan bagi sebuah vihara yang kesakralannya telah diakui banyak umat dari segala penjuru tanah air.

Cukup mengherankan bila mengingat dalam kepanitiaan itu ada sosok tokoh Tionghoa yang meskipun bukan seorang Buddhis, Jusuf Hamka, yang selama ini dikenal sebagai pribadi yang bijak dan paham banyak hal semestinya dapat mengingatkan hal tersebut. Mungkin karena sungkan memasuki masalah terkait kepercayaan dan tujuan dari Pui dan Apauw.

Bagaimana tata krama aturan ibadah etika tradisi orang Tionghoa terhadap orang yang telah meninggal, seharusnya sudah menjadi spirit jiwa sejak langkah pertama dibentuknya panitia tersebut.

Memang masih belum terlambat untuk segera melakukan konsolidasi kembali dengan menimbang masukan-masukan suara umat dan tokoh serta aktivis Buddhis lainnya. Alangkah bijaknya bila inisiatif ini datang dari pembina Tommy Winata yang memang telah menjadi fasilitator mumpuni menyelesaikan kisruh pengurusan vihara itu sebelumnya.

Hal ini menjadi penting mengingat pemugaran dan pembangunan ini memiliki nilai kebathinan umat kepada para Dewa khususnya Dewi Kwan Im sebagai Dewa Utama.

Maka sesungguhnya tidaklah bila pengangkatan seorang Ketua Vihara atau Panitia pun seyogianya memohon restu dengan bersujud dan melakukan permintaan petunjuk melalui apa yang disebut "sua pek" apakah Dewa berkenan atau tidak.

Memang demikianlah keagungan dan kemuliaan sebuah vihara yang dibangun dan dirawat oleh pengurusnya yang lurus dan penuh kasih pada umatnya, sehingga umat tidak merasa dikecoh oleh individu tertentu hanya demi popularitas dan akses kepentingan pribadi belaka.

Adian Radiatus
Pemerhati sosial dan ibukota

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya