Berita

Raffi Ahmad dan keluarganya/Net

Publika

Catatan Untuk Raffi Ahmad Yang Kini Makin Meroket, Pengalaman Adalah Guru Yang Baik

MINGGU, 26 JULI 2020 | 09:35 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

PASANGAN selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina kini semakin meroket di dunia hiburan dan bisnis yang mereka jalankan. Terbayang kisah tragis yang menimpa Raffi Ahmad 7,5 tahun yang lalu.

Raffi diciduk tanggal 27 Januari 2013 oleh Badan Narkotika National (BNN) di kediamannya kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Ketika digerebek, BNN menemukan 14 butir 3,4-MDC yang memiliki kandungan methylon yang selama ini disebut-sebut sebagai Narkoba jenis baru yang mengandung turunan dari zat katinon beserta dua linting ganja.


Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, suami Nagita Slavina ini tetap menjalani masa rehabilitasi di Lido, Sukabumi, Jawa Barat.

"Terhadap tersangka lainnya sambil menunggu proses penyidikan akan ditempatkan di rehab nasional, di Lido, Cigombong, Jawa Barat," jelas Sumirat.

Raffi Ahmad pun hanya menjalani masa rehabilitasi selama 4 bulan saja.

Pada April 2013, Raffi Ahmad bisa menghirup udara bebas.

Kejadian saat Raffi ditangkap dan sedang ditahan di Rutan BNN, pada suatu hari saya bertamu ke ruang kerja Direktur Narkoba Bareskrim Polri Brigjen P. Arman Depari (saat ini Arman adalah Deputi Pemberantasan BNN).
Saya dan Arman ngobrol sangat lama dan salah satu pembahasan kami adalah soal hal ihwal penangkapan dan penahanan Raffi Ahmad.

Walau saya tak meliput di dunia hiburan, berita penangkapan Raffi tetap saya ikuti perkembangannya.

Saya mendengar sejumlah informasi yang intinya adalah patut dapat diduga ada pihak yang sengaja menjebak agar Raffi ditangkap dalam kasus narkoba karena latar belakang sakit hati pada Raffi.

Ketika itu, tentu saya prihatin. Tak sepantasnya, masalah pribadi dijadikan alasan untuk menjebak, mempermalukan, menjatuhkan dan menghancurkan seseorang yang atas jerih payah serta berkat multi talentanya bisa melambung di dunia hiburan.

Raffi, anak muda yang penuh talenta.

Tuhan menyayangi ia sehingga seiring dengan berjalannya waktu, Raffi dapat bangkit kembali.

Tuhan memberi Raffi seorang jodoh yang sangat cantik, baik  sabar, penuh pengertian dan luar biasa hebat dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang istri dan ibu. Sehingga wanita yang sangat memikat dengan panggilan Gigi, dapat mendampingi sang suami agar jangan terjatuh seperti waktu dulu saat Raffi masih sendiri.

7,5 Tahun bukan waktu yang singkat. Raffi, terus dan terus melambung.

Ia harus menjadikan pengalaman pahitnya di masa lalu menjadi guru dalam menyongsong masa depan. Sebab pengalaman adalah guru yang baik.

Raffi banyak menderma dan semoga itu jangan berhenti dilakukannya sampai kapanpun.

Raffi harus terus menjaga kedermawanan dan kerendahan hatinya.

Hingga pada satu titik, ia siap mengantarkan Rafatar anaknya, menjadi penerus dan penerima tongkat estafet didalam kehidupan ini.

Melanjutkan apa yang baik dan mulia yang telah dilakukan kedua orangtuanya.

Penulis adalah wartawan senior

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya