Berita

Ilustrasi narapidana anak/Net

Nusantara

Hari Anak Nasional, 857 Narapidan Anak Mendapat Remisi

JUMAT, 24 JULI 2020 | 02:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberikan remisi kepada 857 narapidana anak di seluruh Indonesia.

Remisi ini diberikan berdasarkan kelakuan baik dari anak-anak selama menjalankan hukuman pidana selama dibina di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak atau LPKA.

“Pada tanggal 23 Juli 2020 ini bertepatan pada Hari Anak Nasional, berdasarkan jumlah remisi umum yang diberikan dan kelakuan baik dari anak sebagai syarat pemberian remisi, secara nasional ada 857 anak di seluruh LPKA di Indonesia mendapatkan remisi,” kata Direktur Jenderal Lembaga Pemasyarakatan, Kemenkumham, Reynhard Silitonga, di LP Khusus Anak Kelas II Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kamis (23/7).


Reynhard menjelaskan, remisi yang dimaksud telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah 99/2012, di mana setiap narapidana termasuk anak berhak mendapatkan remisi. Remisi yang dimaksud Ayat 1 PP 99/2012 tersebut dimaktubkan, anak harus memenuhi syarat berkelakukan baik, dan telah menjalani masa pidana lebih dari 6 (enam) bulan.

Tindakan pidana yang pernah dilakukan oleh anak-anak secara rata-rata, yakni melakukan tindakan pidana terlibat dengan narkoba dan pidana pengeroyokan.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, yang turut hadir mengatakan, ketika anak-anak ini telah mendapatkan remisi dari Kemenkumham, setelah mengikuti berbagai aktivitas selama di LPKA dan kembali ke lingkungan sosial, diharapkan dapat hidup di tengah-tengah masyarakat.

“Setelah mendapatkan pembelajaran lebih baik, ketika mereka pulang ke rumah masing-masing, mudah-mudahan bisa siap hidup bersama masyarakat lagi, saya titip juga kepada LPKA, anak-anak ini tetap generasi cemerlang di masa mendatang,” demikian Oded dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya