Berita

Anggota Komisi VI DPR Nasril Bahar/Net

Politik

DPR Ingin Pupuk Indonesia Dipimpin Orang Bersih Dan Punya Track Record

RABU, 22 JULI 2020 | 15:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Janji Menteri BUMN Erick Thohir untuk bersih-bersih perusahaan plat merah terus ditagih. Kali ini anggota Komisi VI DPR Nasril Bahar yang berharap agar Erick mewujudkan janji dalam memilih calon direksi Pupuk Indonesia.

Nasril ingin direksi yang terpilih adalah yang bersih dari catatan hukum, sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik.

"Menteri (BUMN) perlu bersih-bersih. Tentunya dengan ketegasan ini, Pupuk Indonesia akan clear di mata penegak hukum," katanya kepada wartawan, Selasa malam (22/7).


Pernyataan ini disampaikan lantaran holding BUMN Pupuk Indonesia kini sedang bersiap menjalani perombakan manajemen, termasuk untuk posisi Direktur Utama (Dirut).

Tiga nama beredar berpeluang menempati posisi ini, di antaranya Dirut PT Pupuk Indonesia Aas Asikin Isdat, Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi, dan Dirut Pupuk Kaltim Bakir Pasaman.

Dari ketiga nama itu ada yang pernah diperiksa KPK dalam pengembangan kasus korupsi yang menjerat mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bowo Sidik Pangarso.

Selain catatan hukum, Nasril juga meminta agar yang terpilih adalah mereka yang memiliki track record dan juga dapat menjiwai visi misi dari Presiden Joko Widodo. Sehingga tidak mengecewakan dan memberikan kontribusi besar dalam memenuhi target yang ditetapkan RUPS.

Sejurut itu, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman juga berharap agar direktur utama holding BUMN Pupuk Indonesia diisi orang-orang yang mumpuni dan bersih.

Nama-nama yang pernah diperiksa dalam kasus Bowo Sidik, sambunngnya, patut untuk diragukan kredibilitasnya.

“Mestinya cari orang lain yang tidak kena masalah," demikian Boyamin.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya