Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan/Net

Politik

Wajar Ganjar Dan Anies Kangkangi Nama Prabowo

RABU, 22 JULI 2020 | 11:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang mengungguli Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dirasa wajar dan rasional. Ini lantaran kedua kepala daerah itu sangat aktif di masa pandemik Covid-19.

Begitu penilaian Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno terhadap hasil survei Indikator Politik yang dirilis kemarin, Rabu (22/7).

“Kedua kepala daerah ini paling banyak menghiasai media massa dan selalu jadi perbincangan," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (22/7).   


Itu artinya, sambung Adi Prayitno, selama pandemik Covid-19 berlangsung masyarakat mengikuti perkembangan hingar-bingar yang terjadi di layar kaca dan media sosial.

Berbeda halnya dengan elektabilitas Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang belakangan justru cenderung mengalami penurunan elektabilitas. Ini disebabkan oleh minimnya pemberitaan Prabowo.

"Prabowo relatif sepi pemberitaan meski kerjanya diapreseasi banyak orang. Survei itu menyangkut persepsi orang yang mengikuti perbincangan di media," tutur pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Namun begitu, kata Adi Prayitno, meskipun Prabowo Subianto saat ini masih berada di bawah elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan tetapi masih relatif kecil selisihnya. 

"Masih dalam rentang margin of error. Dalam logika survei, selisih semacam itu pada realitasnya belum bisa dipastikan siapa yang sebenarnya unggul andai diadakan pemilihan," tutupnya.

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menduduki posisi tertinggi dalam survei elektabilitas calon presiden. Disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Prabowo Subianto. 

Elektabilitas Ganjar 16,2 persen. Angka itu naik dari 11,8 persen di bulan Mei 2020. Anies Baswedan dengan elektabilitas sebesar 15 persen. Angka itu pun naik dari 10,4 persen di bulan Mei 2020.

Kemudian elektabilitas Prabowo justru turun menjadi 13,5 persen dari 14,1 persen di bulan Mei 2020.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya