Berita

Badan Intelijen Negara/Net

Politik

Bukan Kemenko Polhukam, Pengamat: BIN Di Bawah Presiden Langsung Sebagai User

MINGGU, 19 JULI 2020 | 17:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menyatakan tidak lagi membawahi Badan Intelijen Negara (BIN).

Posisi baru BIN tersebut kini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 73/2020 tentang Kemenko Polhukam.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Militer dan Intelijen, Al Araf mengatakan, keputusan tersebut bukanlah sesuatu yang aneh.


"Tidak ada yang aneh dan bukan masalah karena menurut undang-undang intelijen, BIN memang berada di bawah presiden," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/7).

Al Araf melanjutkan, menurut UU 17/2011 tentang Intelijen pasal 27 dijelaskan bahwa memang kedudukan BIN itu berada di bawah presiden.

BIN sendiri bertugas mengumpulkan dan mengolah serta menganalisa informasi untuk selanjutnya di gunakan oleh presiden sebagai usernya.

"Oleh karena itu tidak ada yang bermasalah dengan kepres tentang Menkopolhukam itu terkait dengan BIN," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya