Berita

Mantan Ketua Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) BIN Dradjad H. Wibowo/Net

Politik

Dradjad Wibowo: Kenapa Posisi BIN Dipertegas, Adakah Masalah Dengan Menko Polhukam?

MINGGU, 19 JULI 2020 | 08:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Posisi Badan Intelijen Negara (BIN) dipertegas melalui Peraturan Presiden (Perpres) 73/2020 tentang Kemenko Polhukam. Ditegaskan bahwa kementerian yang dipimpin Mahfud MD itu tidak lagi membawahi BIN.

Penegasan posisi baru ini mengundang tanda tanya bagi mantan Ketua Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) BIN Dradjad H. Wibowo. Menurutnya, sesuai dengan Pasal 27 UU 17/2011 tentang Intelijen Negara, posisi BIN memang berada di bawah presiden secara langsung.

Berdasarkan UU itu, produk intelijen BIN hanya untuk dilaporkan dan dipertanggungjawabkan ke presiden


“Kalau sekarang BIN secara resmi tidak lagi di bawah menko polhukam, itu hanya menegaskan apa yang sudah diatur UU 17/2011,” ujar Dradjad kepada wartawan, Sabtu (18/7).

Ketua Dewan Pakar PAN ini tegas menyatakan tidak boleh ada pihak yang cawe-cawe ke BIN selain presiden. Bahkan wakil presiden tidak punya kewenangan memanggil jajaran BIN, apalagi menko polhukam.

Produk BIN juga hanya boleh diketahui wapres dan menko polhukam jika keduanya sudah mendapat izin presiden.

Atas alasan itu, Dradjad menilai janggal posisi BIN dipertegas melalui Perpres 73/2020.

“Kenapa sekarang hal itu dipertegas? Apakah ada permasalahan dalam koordinasi BIN dengan menko polhukam? Atau ada menko lain yang ingin bisa memanggil BIN, padahal bisa menolaknya? Atau ada masalah kepercayaan?” tutupnya bertanya-tanya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya