Berita

Gibran Rakabuming Raka saat bertemu dengan Achmad Purnomo di Stadion Manahan Solo beberapa waktu lalu/Net

Politik

Tawarkan Kompensasi Jabatan Kepada Achmad Purnomo, Jokowi Seperti Lupa Kewajibannya

MINGGU, 19 JULI 2020 | 01:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pengakuan Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo, yang ditawari jabatan oleh Presiden Joko Widodo sebagai kompensasi majunya sang anak, Gibran Rakabuming Raka, sangat menohok publik.

Sebab, tindakan memanfaatkan kekuasaan untuk menawarkan jabatan sebagai kompensasi penyuksesan ambisi politik putranya, adalah sebuah pelanggaran etika.  

Bakal calon Walikota Solo yang sebenarnya direkomedasikan DPC PDIP Solo itu menyebut dirinya dipanggil ke Istana Presiden untuk membicarakan urusan Pilkada dan politik lokal Surakarta. Dia mengaku ditawari jabatan oleh Presiden sebagai kompensasi atas perubahan arah rekomendasi PDIP kepada Gibran.


"Tawaran itu mengandung makna bahwa presiden berusaha memanfaatkan kekuasaan yang dimilikinya untuk memperlancar kepentingan pribadi anak dan keluarganya. Dilihat dari berbagai sudut pandang, cara-cara berpolitik yang kasar dan vulgar ini tentu tidak produktif untuk pembangunan demokrasi Indonesia ke depan," terang pengamat politik, Ahmad Khoirul Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (18/7).

Cara-cara seperti itu, lanjut Umam, cenderung mengarah kepada penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) berbasis nepotisme atau kepentingan sanak-famili mereka yang sedang berkuasa.

“Melakukan deal-deal politik praktis di istana untuk kepentingan anaknya, dalam kapasitasnya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, jelas itu tidak patut dilakukan seorang presiden,” tegas akademisi Universitas Paramadina ini.

Dalam pandangan Umam, terlalu lama di kekuasaan memang cenderung membuat orang lupa dengan hak dan tanggung jawabnya.

“Presiden Jokowi yang merasa tidak punya beban lagi di periode kedua ini sepertinya sudah lupa dengan etika politik dan kewajibannya menjaga marwah istana negara,” tandasnya.

Sebelumnya, bakal Calon Walikota Solo, Achmad Purnomo, mengaku diundang Presiden Jokowi ke Istana Negara pada Kamis (16/7). Ia mengaku ditawari jabatan oleh Jokowi asalkan rela mundur dari persaingan dengan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka untuk tidak maju sebagai Calon Walikota Solo dari PDIP.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya