Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Achmad Purnomo Bisa Kalahkan Gibran Jika Diusung PKS, Mardani: Musibah Demokrasi Kalau Lawan Kotak Kosong

SABTU, 18 JULI 2020 | 18:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie memprediksi, jika PKS mengusung Achmad Purnomo pada Pemilihan Walikota (Pilwakot) Solo diyakini dapat menjungkalkan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Prediksi politik Jerry Massie, direspons positif oleh petinggi partai dengan slogan dakwah itu.  

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, ibarat sebuah musibah bagi negara demokrasi jika Pilkada 2020 salah satu daerah didapati pasangan calon melawan kotak kosong (calon tunggal).


Atas kekhawatiran terjadinya musibah demokrasi itu, PKS, kata Mardani, pada prinsipnya membuka komunikasi kepada semua pihak dengan tetap mengedepankan etika partai.

"PKS akan berkomunikasi dengan etika yang baik dengan semua pihak. Musibah bagi demokrasi jika ada Pilkada lawan kotak kosong," kata Mardani Ali Sera saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (18/7).

Menurut Mardani, demokrasi harus dijaga betul agar terus mengalami peningkatan kualitas, sistemnya menjaring orang yang memiliki kapasitas dan mampu menghasilkan pemimpin bangsa yang ideal serta diharapkan masyarakat.

"Demokrasi kita perlu sama-sama dijaga agar berkualitas, merit system dan mampu menghasilkan pemimpin yang tumbuh dr bawah," ujar Mardani.

"Siapa calonnya? Semoga semua usaha dan doa dapat menghasilkan calon berkualitas dan diterima masyarakat Solo," imbuhnya menegaskan.

Saat dikonfirmasi apakah secara spesifik PKS akan membuka komunikasi dengan Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo untuk Pilkada nanti, Mardani menyatakan itu semua merupakan ranah PKS Solo.

"Semua diserahkan pada kawan PKS Solo. Mereka punya hak dan lebih faham," ucap Mardani.

Lebih jauh, saat disoal apakah PKS Solo sudah menginformasikan kepada jajaran DPP PKS terkait rencana berkomunikasi dengan Achmad Purnomo, Mardani mengaku belum ada informasi lebih lanjut terkait hal tersebut.

"Belum update," pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya