Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Waspada! Muncul Malware Android Yang Bisa Curi Password Hingga Informasi Pribadi Kartu Kredit Lewat 337 Aplikasi

JUMAT, 17 JULI 2020 | 17:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seiring dengan berkembangnya teknologi, program yang dirancang untuk merusak sistem komputer atau Malicous Software (Malware) juga ikut berkembang.

Sebuah perusahaan keamanan seluler yang berbasis di Amsterdam, ThreatFabric, baru-baru ini mengungkap, ada "strain" malware baru bernama "BlackRock" yang mangancam pengguna OS Android. Pasalnya, malware ini disebut-sebut bisa mencuri informasi pribadi, termasuk dalam kartu kredit hingga kata sandi.

Dalam laporannya, ThreatFabric mengatakan, BlackRock adalah Trojan (sebuah perangkat lunak berbahaya yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan) perbankan. Malware tersebut ternyata bisa mengunci diri atau menyelinap di sekitar 337 aplikasi, termasuk Gmail dan Uber yang banyak tersedia di PlayStore.


"Trojan didasarkan pada LokiBot yang terkenal yang mencakup overlay untuk aplikasi kencan, sosial, komunikasi, kripto, dan keuangan yang banyak digunakan," catat ThreatFabric seperti dikutip Sputnik, Jumat (17/7).

Selain itu, beberapa aplikasi yang bisa menjadi tumpangan BlackRock seperti untuk pemutar dan edit video, berita dan majalah, buku, musik dan audio, hingga gaya hidup.

TheatFabric menjelaskan, BlackRock pertama kali dilihat pada Mei dan langsung mengumpulan datanya melalui metode yang disebut "overlay". Prosesnya melibatkan pendeteksian ketika pengguna mencoba berinteraksi dengan aplikasi dan menampilkan jendela palsu di bagian atas layar. Jendela palsu itu mengumpulkan detail log in dan informasi lain sebelum membiarkan pengguna benar-benar mulai menggunakan aplikasi utama.

Setelah aplikasi yang terinfeksi BlackRock diinstal, malware tersebut akan menyamar untuk mencari izin "akses" pada perangkat Android.

Menurut firma riset pasar yang berbasis di Amerika Serikat, International Data Corporation, sebanyak 90 persen ponsel pintar Android India terancam terinfeksi BlackRock.

Sementara itu, menurut Google, saat ini ada lebih dari 2,5 miliar pengguna Androis di seluruh dunia. Berbeda dengan iOS Apple, Androis ternyata memiliki OS yang lebih lunak dalam hal perizinan dan pengunduhan aplikasi sehingga mempermudah peretas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya