Berita

Mengusung Gibran dan Bobby akan ciptakan dilema bagi PDIP/Net

Politik

Andai Jadi Diusung PDIP, Gibran Dan Bobby Tak Dijamin Bakal Terpilih

JUMAT, 17 JULI 2020 | 11:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dua nama yang digadang-gadang bakal jadi jagoan PDI Perjuangan dalam kontestasi Pilkada Serentak 2020, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, memunculkan dilema tersendiri.

Di satu sisi, keduanya dinilai punya popularitas yang tinggi. Terutama karena punya hubungan keluarga dengan Presiden Joko Widodo. Sehingga masyarakat akan lebih mudah mengenal sosok mereka.

Di sisi lain, polemik yang menyertai kehadiran mereka di blantika politik Indonesia yang masih seumur jagung justru bisa mengancam kesuksesan dalam memenangan Pilkada 2020.


"Keterusungan Gibran dan Bobby dari PDIP dilematis. Satu sisi popularitas keduanya cukup baik bahkan mungkin mulai menonjol di daerah pilihan masing-masing. Tetapi bukan jaminan akan terpilih, terlebih relasi PDIP Solo dan Gibran seolah tidak harmonis," ucap Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/7).

Apalagi, sambung Dedi, mengusung keluarga inti Presiden Jokowi dalam Pilkada sangat riskan terjadi penolakan di tengah masyarakat maupun di lingkungan kader partai.

"Selain itu, mengusung keluarga inti Presiden dalam Pilkada memang riskan terjadi penolakan, terutama dari kelompok yang merasa antioligarki," imbuh Dedi.

Untuk diketahui, PDIP akan mengumumkan para pasangan calon (paslon) yang diusung dalam Pilkada Serentak 2020, Jumat sore (17/7) nanti.

Dalam lembaran daftar paslon yang diusung PDIP yang beredar di kalangan media, terdapat nama Gibran Rakabuming sebagai calon Walikota Solo bersama calon Wakil Walikota Solo Teguh Prakosa.

Namun, dalam daftar tersebut tak terlihat paslon yang diusung PDIP untuk Pilkada Medan. Padahal di sana ada menantu Jokowi, Bobby Nasution, yang sejauh ini sudah mendapatkan dukungan penuh dari Partai Golkar.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya