Berita

Emna Charki/AFP

Dunia

Unggah Pos Satire Tentang Al Quran Dan Covid-19, Perempuan Tunisia Didenda Rp 10 Miliar

KAMIS, 16 JULI 2020 | 14:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang perempuan berkewarganegaraan Tunisia bernama Emna Charki divonis hukuman enam bulan penjara karena melecehkan Al Quran dan menghubungkannya dengan Covid-19.

Pada 4 Mei, perempuan 27 tahun tersebut mengunggah sebuah pos satire yang berjudul "the Corona Surah" atau "Surah Corona". Ia berusaha menghubungkan kitab suci umat Islam dengan penyakit yang disebabkan oleh virus corona.

"Tidak ada perbedaan antara raja dan budak, ikuti ilmu pengetahuan dan abaikan tradisi," demikian sepenggal unggahan Charki.


Melansir AFP, pada Selasa (14/7), pengadilan Tunisia akhirnya menyatakan Charki bersalah karena menyinggung agama dan ujaran kebencian.

Saat ini, Charki masih memiliki waktu 10 hari untuk naik banding. Ia juga didenda sebesar 2.000 dinar atau setara dengan Rp 10 miliar.

Dengan kaus Che Guevara berwarna merah, Chaki mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan mengajukan banding karena hukumannya yang tidak logis.

"Di negara bebas, di mana konstitusi menjamin kebebasan berekspresi dan hak-hak perempuan, mereka mengutuk saya, seorang wanita bebas dalam keyakinan saya," ujarnya marah.

Karena kasus yang membelitnya, Charki dan ibunya harus meninggalkan apartemen tempat tinggal mereka karena sang pemilik tampak ikut tersinggung dengannya.

"Masa depan putriku hancur. Dia tidak akan lagi bisa bekerja atau berjalan di jalan dengan bebas," ujar ibu Charki, seorang muslimah berjilbab biru.

Di sisi lain, mantan anggota parlemen, Bochra Belhaj Hmida, ikut mendukung Charki. Menurutnya, Tunisia sudah seharusnya menghargai kebebasan individu setelah 10 tahun revolusi.

"Setelah semua yang telah dilakukan pemuda Tunisia untuk negara ini, haus akan kebebasan yang telah mereka tunjukkan, sulit dipercaya bahwa keputusan masih bisa diambil berdasarkan undang-undang anti-kebebasan yang sudah usang," katanya kepada AFP.

Kelompok hak asasi manusia, Amnesty Internasional, juga mengecam persidangan Charki. Namun kelompok tersebut justru memperkeruh keadaan dengan menyebut unggahan Charki sekadar teks lucu dengan meniru ayat Al Quran untuk mengolok-olok situasi pandemik Covid-19.

"Tidak ada hasutan untuk kebencian atau kekerasan. Unggahan tersebut dimaksudkan untuk menjadi lucu, bahkan termasuk anjuran untuk tetap di rumah dan mencuci tangan," ujar mereka.

Tunisia sendri dipandang sebagai negara yang sukses dalam peristiwa Arab Spring pada 2011. Negara tersebut berubah menjadi demokrasi yang jarang ditemui di negara-negara Arab Spring lainnya yang saat ini terjerembab ke dalam konflik berkepanjangan.

Hingga saat ini, Tunisia sudah mencatatkan lebih dari 1.300 kasus Covid-19 dengan 50 kematian.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya