Berita

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim MUI) Din Syamsuddin/Net

Politik

ANAK NKRI Gelar Aksi Tolak RUU HIP Besok, Din Syamsuddin: Itu Hak Konstitusional, Tapi Jangan Terhasut Provokasi

RABU, 15 JULI 2020 | 18:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi demonstrasi penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI akan digelar di depan Gedung DPR-MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/7).

Sikap dari gabungan organisasi masyarakat tersebut didukung oleh Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim MUI) Din Syamsuddin.

Karena ia berpandangan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi UUD 1945.


"Kalau ada yang menyampaikan aspirasi terkait ini, yang kami dengar termasuk yang menyebut diri ANAK NKRI dan sejumlah ormas dan ada rekan-rekan lain, tentu itu wajar adanya dan bersifat konstitusional. Saya mendorong, mendukung," ujar Din Syamsuddin dalam jumpa pers virtual hasil pleno ke-66 Watim MUI, Rabu (15/7).

Secara kelembagaan, Watim MUI juga telah menyatakan sikapnya untuk menolak dan atau meminta pemerintah beserta DPR untuk mencabut RUU HIP dari program legislasi nasional (Prolegnas).

Din Syamsuddin menegaskan, keputusan Watim MUI sudah bulat terkait RUU HIP tersebut.

Menurutnya, jika pemerintah dan DPR tetap ngotot RUU itu dijadikan UU, maka bukan tidak mungkin akan berdampak besar kepada kehidupan bangsa dan negara.

Oleh karena itu, Din Syamsuddin berharap kepada masyarakat yang akan menggelar aksi demonstrasi besok bisa menjaga diri, khusunya agar tidak terpancing provokasi dari pihak-pihak yang ingin menimbulkan kekacauan.

"Dipesankan agar tetap pada jalur konstitusional. Tidak anarkis dan dapat menahan diri dari hasutan dan provokasi yang menimbulkan kekisruhan," harapnya.

"Itu pesan sesuai Dewan Pertimmbangan MUI. Tetap diselenggarakan sebagai bagian dari amar maruf nahi munkar," demikian Din Syamsuddin.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya