Berita

Ketua Bawaslu RI, Abhan/RMOL

Politik

Tahapan Coklit Dimulai, Bawaslu Wanti-wanti KPU Karena Rawan Jadi Sengketa

RABU, 15 JULI 2020 | 15:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 resmi dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini.

Proses ini menjadi satu aspek yang disoroti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), mengingat Coklit seringkali menjadi materi yang disengketakan perserta pemilu.

Ketua Bawaslu, Abhan pun mewanti-wanti KPU dan seluruh jajarannya yang bertugas di lapangan untuk benar-benar telaten melakukan Coklit digelar di 270 daerah pemilihan. Sebab nantinya Coklit itulah yang akan dijadikan daftar pemilih tetap (DPT).


“Karena kita pengalaman dari beberapa kali Pemilu maupun Pilkada, persoalan DPT sering jadi alasan ketika ada sengketa hasil ke Mahkamah Konstitusi,” kata Abhan dalam acara 'Launching Gerakan Klik Serentak', di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/7).

Untuk itu, Abhan menegaskan Coklit menjadi kerja wajib penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPU dan Bawaslu sebagai lelmbaga pengawas untuk menghadirkan data pemilih yang akurat dan akuntabel.

“Coklit tahapan penting untuk memastikan agar kualitas data pemilih itu betul-betul valid dan akuntabel," ungkapnya.

Berdasarkan data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang diserahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), ada tambahan 500 ribu penduduk ditambah 105 juta pemilih terdahulu yang akan mengikuti Pilkada.

Sehingga, dari sekitar 106 juta penduduk yang akan memilih di Pilkada 2020 bukanlah jumlah data yang sedikit. Belum lagi jika melihat tantangan Coklit yang mesti dilaksanakan di 309 daerah sebaran penduduk, meskipun secara prinsip Pilkada hanya dilakukan 207 daerah.

"Tentu ini bukan pekerjaan yang ringan bagi penyelenggara pemilu. Terutama bagi penyelenggara pemilu yang ada di tingkat desa," demikian Abhan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya