Berita

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Syarif, menilai rem darurat yang mungkin ditarik Gubernur Anies Baswedan tak lantas menghentikan semua sektor/RMOL

Politik

Anies Kemungkinan Tarik Rem Darurat, Ini Kata Politikus Gerindra

SELASA, 14 JULI 2020 | 12:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kondisi DKI Jakarta saat ini terbilang cukup mengkhawatirkan. Sebab, jelang berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi pada 16 Juli nanti, kasus virus corona baru alias Covid-19 justru meroket.

Tercatat, dalam beberapa waktu ke belakang, terjadi lonjakan kasus yang cukup signifikan.

Nah, menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Syarif, jika hal tersebut terus terjadi bukan tidak mungkin kebijakan rem darurat yang pernah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sampaikan bakal kejadian.


"Saya katakan mungkin (rem darurat). Kita tunggu tiga empat hari ini ya," katan Syarif, saat dihubungi wartawan, Selasa (14/7).

Kendati begitu, politikus Gerindra ini menduga, meskipun nanti kebijakan rem darurat benar-benar diambil, namun tidak semua kegiatan otomatis ikut berhenti.

"Kalau ada rem mendadak, saya menduga itu tidak penuh, tetapi hanya sektoral. Seperti pasar, transportasi publik. Sementara industri perdagangan masih jalan. Masyarakat masih normal," jelasnya.

Adapun PSBB masa transisi dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di DKI Jakarta yang berjalan sejak 3 Juli lalu, akan berakhir pada 16 Juli lusa.

Sejauh ini belum ada keterangan lebih lanjut dari Gubernur DKI Jakarta terkait kelanjutan PSBB transisi. Apakah akan dilanjutkan, dikembalikan kepada PSBB awal alias menarik rem darurat, atau bersiap memasuki New Normal.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya