Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi "Koreksi" Puncak Corona, Politisi Demokrat: Itu Bukan Prediksi Pak, Tapi Kiro-kiro

SELASA, 14 JULI 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang dulu memprediksi puncak kasus Covid-19 di tanah air terjadi pada Juli 2020 terus menjadi sorotan.

Pasalnya, prediksi itu "dikoreksi" sendiri oleh kepala negara pada bulan Agustus-September nanti. Itupun, bisa berubah jika kasus corona terus melonjak.

Politisi Partai Demokrat, Soetoyo merasa heran dengan melesetnya prediksi orang nomor satu di Indonesia itu.


Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, dia menyebut Presiden Jokowi bukan memprediksi, melainkan hanya mengira-ngira puncak kasus Covid-19.

"Prediksi Pak Jokowi dulu bulan Juli ya to? Karena meleset sekarang ganti Agustus, terus kalau meleset lagi ganti Desember. Itu bukan prediksi Pak, tapi kiro-kiro (kira-kira)," kata Soetoyo, Selasa (14/7).

Pada Maret 2020, Presiden Jokowi sempat memprediksi bahwa puncak penularan Covid-19 di Indonesia akan jatuh pada Mei, sehingga bulan Juli sudah mulai menurun.

Namun ternyata prediksi itu meleset. Teranyar, kembali memprediksi puncak Covid-19 di Indonesia akan terjadi pada Agustus-September.

Prediksi ini pun, kata dia, bisa berubah jika kasus corona terus melonjak.

"Kalau melihat angka-angka memang nanti perkiraan puncaknya ada di Agustus atau September, perkiraan terakhir. Tapi kalau kita tidak melakukan sesuatu, ya bisa angkanya berbeda," ujar Jokowi dalam pertemuan dengan media, Senin (13/7).

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya