Berita

Politisi PAN, Guspardi Gaus/RMOL

Politik

Guspardi: KPK Harus Tindak Tegas Kepala Daerah Penunggang Dana Bansos Corona Untuk Kampanye

SELASA, 14 JULI 2020 | 01:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki informasi terkait adanya sejumlah oknum kepala daerah yang memanfaatkan dana bantuan Virus Corona baru (Covid-19) untuk mengangkat citra jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada Desember 2020, membuat DPR RI terkejut.

Lembaga wakil rakyat ini pun menantang nyali lembaga anti rasuah, untuk mendalami laporan masyarakat terhadap masalah tersebut.

Anggota komisi II DPR RI Guspardi Gaus menyampaikan, apa yang dilontarkan KPK itu tidaklah cukup untuk membuat takut para kepala daerah jika tidak ditindaklanjuti secara serius.


Menurutnya, KPK harus bergerak cepat dan melakukan tindakan tegas menyikapi permasalahan tersebut.

“Jelas-jelas dana bantuan untuk penanganan Covid-19 dari pemerintah yang seharusnya di manfaatkan secara proporsional dan profesional. Kalau ada oknum kepala daerah memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi itu termasuk bentuk tindak pidana korupsi,” ujar Guspardi lewat keterangan persnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/7).

Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Sumbar ini mengecam sikap kepala daerah yang menggunakan dana bantuan penanggulangan wabah corona untuk daerah itu demi citra diri dan kepentingan pribadi.

Kata Guspardi, jika nantinya terbukti membelokkan dana bantuan tersebut, maka KPK harus segera melakukan tindakan tegas terhadap oknum yang memanfaatkan uang negara tersebut.

“Kalau KPK tidak melakukan tindakan tegas, Guspardi meyakini para Kepala Daerah lainnya juga melakukan hal yang sama. Hal itu dikarenakan, pernyataan KPK itu hanya tertuju kepada beberapa kepala daerah saja, yang disinyalir menunggangi dana bantuan covid-19 ini. Kita minta sikap tegas KPK,” katanya.

Guspardi meminta badan antirasuah itu dapat melakukan kerjasama dengan KPU dan Bawaslu guna mengungkap adanya penyalahgunaan bantuan sosial Covid-19 untuk kampanye.

"Bekerjasamalah dengan KPU dan Bawaslu sebagai pihak penyelenggara Pilkada. Kita berharap Pilkada ini berjalan secara demokratis, tidak memanfaatkan dana bantuan negara untuk kepentingan pribadi,” imbuhnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan setiap proses dan tahapan sampai berlangsungnya perhelatan Pilkada 2020 Desember mendatang. 

Laporkan jika adanya indikasi kecurangan, agar pilkada kita berjalan sesuai peraturan yang berlaku," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya