Berita

Stadion Kriket Eden Gardens Kolkata india/Net

Dunia

Kekurangan Fasilitas, Akhirnya Stadion Kriket Di India Dijadikan Pusat Karantina Covid-19

SENIN, 13 JULI 2020 | 07:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lonjakan kasus yang terus bertambah, membuat India harus membuka fasilitas kesehatan tambahan untuk perawatan pasien.sebagai pusat karantina bagi personel kepolisian yang terinfeksi virus corona.

Presiden Asosiasi Kriket Bengal, Avishek Dalmiya, mengatakan pemerintah akan memasang ratusan tenpat tidur untuk pasien.

"Adalah tugas kami untuk membantu dan mendukung pemerintah di masa krisis ini. Fasilitas karantina akan digunakan bagi personel kepolisian yang juga pejuang Covid-19," katanya, dikutip dari AFP, Minggu (12/7).


Tempat tidur itu akan ditempatkan di galeri sekitar tempat duduk penonton, bukan di lapangan.

"Area seperti itu akan sepenuhnya dipisah sebagai tindakan keamanan," jelas Dalmiya.

Stadion legendaris berkapasitas 80.000 penonton yang pernah digunakan untuk Piala Dunia 1987 itu akan mulai difungsikan sebagai pusat karantina dalam beberapa hari. Stadion ini masih digunakan oleh klub Kolkata Knight Riders yang berlaga di Liga Premier India, namun turnamen ditunda akibat pandemik.

India mencatat angka kasus telah tembus mencapai 820.916 kasus positif virus corona dengan angka kematian sebanyak 22.193.

Aparat kepolisian pun banyak yang menjadi korban. Sejauh ini ada 550 polisi di Kolkata yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona, dan dua di antarnya meninggal dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya