Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Ayo Elite Dan Ketum Parpol Bergandengan Tangan, Negara Lain Enggak Bisa Bantu

KAMIS, 09 JULI 2020 | 18:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Butuh kerja sama dari semua pihak dalam memulihkan ekonomi nasional yang terpukul Covid-19. Oleh karenanya, seluruh elemen masyarakat diminta turut mendukung dan membantu pemerintah.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengaku iba kepada Presiden Joko Widodo yang sedang dihadapkan dengan masalah ekonomi nasional namun kerap direcoki pihak lain.

“Artinya, betapa sulitnya presiden setiap hari hanya memikirkan rakyat, hahya memikirkan how to survive from Covid-19, ini yang dia pikirkan,” ujar Arief saat menjadi pembicara di acara ISEI Sharing Session perihal kinerja perekonomian pemerintahan Presiden Joko Widodo di era Covid-19 secara virtual, Kamis (9/7).


Arief mendesak seluruh masyarakat untuk bersatu bersama pemerintah agar dapat keluar dari musibah pandemik Covid-19 ini.

“Maka dari itu, saya minta kepada seluruh elite politik, seluruh parpol, pimpinan parpol, mari kita bersama bersatu bergandengan tangan untuk kita keluar dari masalah dampak Covid-19,” ucapnya.

Dengan seluruh tangan masyarakat Indonesia yang bersatu, ekonomi nasional bisa dijaga dan dipulihkan, tidak bisa hanya mengandalkan negara lain.

“Enggak ada negara-negara lain yang bisa membantu kita, kenapa? Negara lain juga terkena dampak, enggak mungkin akan membantu kita, artinya di sini harus ada kata persatuan,” katanya.

“Artinya, dengan persatuan itulah yang selalu digaungkan Presiden Joko Widodo untuk bagaimana kita mengatasi dari Covid-19 terutama dalam masalah perekonimian,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya