Berita

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta/Net

Politik

Soal Krisis Covid-19, Anis Matta: Pemerintah Jangan Risaukan Citra, Sampaikan Apa Adanya Ke Rakyat!

SELASA, 07 JULI 2020 | 13:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah seharusnya mengedepankan prinsip transparan terhadap kondisi pandemik Covid-19 yang mengarah pada krisis di sejumlah sektor ini. Dengan transparansi dan kejujuran itu diyakini bakal bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemik Covid-19 ini.

"Dari berbagai krisis yang pernah terjadi di dunia, kita belajar bahwa transparansi dan kejujuran adalah pilar penting untuk bertahan dan bangkit. Khususnya transparansi dan kejujuran pemerintah menyampaikan bagaimana kondisi negara sebenarnya dalam melalui krisis ini," ujar Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta dalam cuitan akun Twitter pribadinya, Selasa (7/7).

Menurut dia, dalam menghadapi pandemik Covid-19 ini, pemerintah sudah seharusnya menanggalkan citra politik lagi. Pemerintah, sudah sepatutnya menyiapkan skenario terburuk sekalipun untuk menghadapi krisis ini.


"Sebaiknya pemerintah tidak merisaukan soal citra. Karena yang mendesak adalah menyampaikan apa adanya kepada rakyat," tegasnya.

Skenario terburuk tersebut antara lain mulai dari mitigasi kasus Covid-19 agar tidak melebar terus-menerus hingga masalah fundamental ekonomi.

"Bagaimana sebenarnya kondisi perekonomian kita? Seberapa dalam dampak krisis ini terhadap fundamental ekonomi Indonesia? Bagaimana mengantisipasi melesetnya penerimaan pajak dari target, dan apa mitigasinya?" tanya Anis Matta.

"Bagaimana keandalan sistem pelayanan kesehatan kita menghadapi jumlah pasien positif Covid-19 yang terus meningkat. Bagaimana kekuatan perbankan kita menghadapi perlambatan ekonomi yang akan berlangsung lama?" sambungnya.

Oleh karenanya, transparan harus benar-benar diutamakan pemerintah agar masyarakat bisa mengantisipasi dampak dari krisis tersebut.

"Kejujuran dan transparansi pemerintah penting agar rakyat bersiap-siap, menyusun prioritas, dan mengalokasikan sunber daya dengan tepat," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya