Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Untuk Bisa Angkut Penumpang, Pengemudi Ojol Di Bandung Wajib Ikuti Tes PCR

JUMAT, 03 JULI 2020 | 14:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kota Bandung memberlakukan kebijakan ketat dalam menahan laju penyebaran virus corona baru (Covid-19) di angkutan umum, khususnya para pengguna ojek online.

Salah satunya adalah dengan meminta semua mitra driver ojek online atau ojol di Kota Bandung jika ingin menarik penumpang harus melakukan tes swab atau tes PCR Covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19, Ema Sumarna mengatakan, hal tersebut dikeluarkan sebagai salah satu syarat wajib mengangkut penumpang di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung.


“Tapi, tadi kami sarankan bahwa si driver ini atau mitra ini ada surat keterangan, bahwa mereka itu sudah bebas dari Covid-19,” ucap Ema di Balaikota Bandung, Jumat (3/7).

Menurutnya, dengan adanya bukti driver atau mitra negatif Covid-19, nantinya penumpang akan merasa aman ketika menggunakan layanan ojek online.

“Hal itu supaya kalau kita pesan melalui aplikasi, kemudian terverifikasi bahwa si driver ini orang yang udah bebas, kan jadi tenang dan nyaman,” imbuhnya, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Nantinya, beber Ema, para mitra ojol bisa datang ke puskesmas terdekat di wilayahnya masing-masing untuk melakukan tes Covid-19.

“Jadi mereka nanti si mitra ini tidak seluruhnya dulu, mereka akan berproses, yang penting mereka datang ke masing-masing puskesmas, kalau difasilitasi perusahaan ya syukur,” terang Ema.

Menurut Ema, syarat yang diajukan sudah diterima dan disanggupi oleh pihak Gojek maupun Grab. Sementara untuk syarat lainnya, mereka sudah memenuhi dan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Saya pikir itu sudah sangat memadailah dari sisi protokol kesehatan, baik itu masalah gofood, atau barang yang lain dan sekarang akan masuk kepada penarikan penumpang. Tinggal satu saja itu komitmen yang tadi disepakati, mudah-mudahan dalam waktu dekat nanti bisa dipenuhi,” tutur Ema.

Untuk itu jika semua syarat sudah dipenuhi, maka Pemkot Bandung akan memberikan izin ojek online untuk kembali melayani penumpang. Namun jika terdapat mitra yang belum melakukan tes Covid-19, diharapkan jangan dulu beroperasi.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya