Berita

Aliansi Peduli Laut Morowali tolak rencana pembuangan limbah tailing/Net

Nusantara

Ancam Biota Laut, Pemprov Sulawesi Tengah Didesak Tolak Pengajuan Izin Pembuangan Limbah Tailing Di Laut Morowali

KAMIS, 02 JULI 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat Morowali, Sulawesi Tengah, tegas menolak rencana pemerintah mengizinkan sejumlah perusahaan hidrometalurgi untuk membuang limbah tailing ke laut dalam.

Koordinator Aliansi Peduli Laut Morowali, Moh, Taufik menyebutkan, bahwa rencana pemerintah melalui proyek deep sea tailing placement akan memperburuk kerusakan ruang hidup masyarakat pesisir dan pulau–pulau kecil yang selama ini telah di porak-porandakan oleh industri ekstraktif.

Kata dia, kerusakan parah akibat industri ekstraktif seperti pertambangan yang telah belasan tahun dan terus berlangsung sampai saat ini. Terutama di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, termasuk terkecuali di wilayah Kabupaten Morowali.


"Bukannya mulai dihentikan dan dipulihkan, malah justru dibebankan lagi dengan rencana pembuangan limbah tailing oleh sejumlah perusahaan yang proses perizinannya tengah diurus pemerintah daerah dan pusat," ujar Taufik dalam keterangannya, Kamis (2/7).

Sambungnya, rencana pemerintah tersebut juga tidak sesuai dengan rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau–pulau kecil, sebagaimana diamanatkan dalam Perda 10/2017 tentang RZWP3K Provinsi Sulawesi Tengah.

"Perda RZWP3K ini yang menjadi dasar untuk pengambilan keputusan dalam setiap pemanfaatan wilayah pesisir laut dan pulau-pulau kecil di Sulawesi Tengah, termasuk izin pemanfaatan ruang laut yang menjadi kewenangan gubernur Sulawesi Tengah," jelasnya.

Adapun perusahaan-perusahaan itu antara lain, PT QMB New Energy Material; PT Sulawesi Cahaya Mineral; dan PT Huayue Nickel Cobalt di Morowali. Sementara di Kepulauan Obi, Maluku Utara, yakni PT Trimegah Bangun Persada.

Salah satu alasan kuan mengapa rencana tersebut harus ditolak, kata Taufik, adalah kandungan logam berbahaya yang terdapat pada limbah tersebut.

"Sekalipun memenuhi baku mutu, akan terakumulasi dalam tubuh biota laut, tak terkecuali jenis-jenis pangan laut seperti ikan, hasil tangkapan nelayan. Maka, risiko buruk berikutnya akan menimpa para konsumen pangan laut di seluruh Morowali, Morowali Utara, dan sekitarnya," bebernya.

Untuk itu, Taufik mendesak kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk tidak memberikan izin apapun untuk pembuangan limbah ke laut.

"Mendesak Gubernur Sulawesi Tengah untuk tidak mengeluarkan izin apapun untuk rencana pembuangan limbah tailing ke laut bagi seluruh perusahaan yang tengah mengajukan izin," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya