Berita

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko/Net

Politik

Moeldoko Juga Harus Bertanggung Jawab Terhadap Leletnya Kinerja Menteri

KAMIS, 02 JULI 2020 | 14:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo tidak bisa disalahkan sendiri terhadap lambatnya kinerja Kabinet Indonesia Maju dalam menangani pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti mengatakan, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko juga harus ikut bertanggung jawab terkait leletnya kinerja para menteri.

"Tugas KSP itu back Presiden percepat kerja para menteri, itu yang kabarnya tak dilakukan Pak Moeldoko," ujar Haris Rusly Moti lewat akun Twitter @motizenchannel, Kamis (2/7).

Pada acara Mata Najwa, Rabu (1/7), Moeldoko mengakui adanya strategi soal video kemarahan Presiden Jokowi para menteri saat sidang paripurna kabinet di Istana Negara, Kamis (18/6).

Termasuk juga, kata Moeldoko, ada strategi kenapa video marah-marah Jokowi baru diungkap ke publik, Minggu (28/6), atau 10 hari setelah rapat.

"Itu bagian dari strategi," ujar Moeldoko kepada pembaca acara Najwa Shihab.

Strategi apa yang dimaksud, Moeldoko enggan menbeberkan.

"Udah enggak usah dilanjutkan," potong Moeldoko saat dikejar Najwa Shihab.

Moeldoko cuma menjelaskan, yang penting, bagaimana memahami substansi kemarahan kepala negara.

Populer

Selain Kecelakaan Sriwijaya Air, Paranormal Mbak You: 2021 Ada Gerakan Ganti Presiden

Senin, 11 Januari 2021 | 21:56

Kapalnya Berkeliaran Di Selat Sunda, China Paham Indonesia Tidak Bersungguh-sungguh Memilih Kedaulatan

Minggu, 17 Januari 2021 | 12:16

Jokowi Belum Tentu Disuntik Sinovac, Haris Rusly Moti: Masa Sih Begitu?

Kamis, 14 Januari 2021 | 01:17

Rumah Yang Digeledah KPK Terkait Korupsi Bansos Diduga Milik Keluarga Politisi PDIP Ihsan Yunus

Selasa, 12 Januari 2021 | 16:33

Ilmuwan Australia: Wabah Covid-19 Berawal Di China, Tapi Asal-usul Virus Corona Sulit Untuk Dipastikan

Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:40

Beda Signifikan, Mantu Jokowi Habiskan Dana Kampanye Hingga Rp 15 Miliar, Lawannya Rp 1 Miliar

Senin, 18 Januari 2021 | 12:46

Prodem: Seru Juga Kalau Arief Budiman Bongkar Kecurangan Pemilu

Kamis, 14 Januari 2021 | 00:27

UPDATE

FBI Selidiki Dugaan Wanita Curi Laptop Ketua DPR AS, Hendak Jual Ke Rusia

Senin, 18 Januari 2021 | 23:01

Sanksi PPKM Tangerang Raya Baru Pembubaran, Belum Penegakan Hukum

Senin, 18 Januari 2021 | 22:49

Sempat Terputus, Akses Jalan Poros Majene-Mamuju Kembali Pulih

Senin, 18 Januari 2021 | 22:37

Pengadilan Mesir Perintahkan Penyitaan Aset Mendiang Mohamed Morsi

Senin, 18 Januari 2021 | 22:20

Narasi Populisme Jokowi Diubah Neo-Despotism, Elite Rezim Soeharto Kembali Berkuasa

Senin, 18 Januari 2021 | 22:06

Ridwan Kamil: 4.070 Nakes Dan 69 Tokoh Di Jabar Sudah Divaksin

Senin, 18 Januari 2021 | 21:42

Gugatan Rival Ipuk-Sugirah Di Pilkada Banyuwangi Diterima MK

Senin, 18 Januari 2021 | 21:39

Sempat Sebut Pemberitaan Pemanggilannya Hoax, Bupati Kaur Gusril Pausi Bungkam Usai Diperiksa KPK

Senin, 18 Januari 2021 | 21:13

70 Nakes Di Semarang Absen Saat Akan Divaksin Sinovac

Senin, 18 Januari 2021 | 21:12

Angkasa Pura II Pastikan Tak Ada Oknum Karyawan Masuk Sindikat Surat Palsu Covid-19

Senin, 18 Januari 2021 | 20:56

Selengkapnya