Berita

Ilustrasi, Kerajaan Arab/Net

Dunia

Beredar Rekaman Rencana Gerakan Reformasi Gulingkan Kerajaan Arab

RABU, 01 JULI 2020 | 11:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gerakan reformasi untuk menyingkirkan keluarga Kerajaan Arab Saudi rupanya telah terencana sejak lama. Dalam sebuah rekaman lama yang baru-baru ini beredar, terungkap rencana jahat penggulingan kekuasaan itu.

Rekaman percakapan itu cukup mengejutkan. Dua anggota parlemen Kuwait membahas rencana busuknya. Yang mengejutkan, di dalam rekaman yang dibocorkan aktivis oposisi Qatar, Khalid al-Hail, terdengar suara Presiden Libya, Muammar Khadafi.

Kedua anggota parlemen Kuwait itu adalah Mubarak al-Duwailah, yang memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin, dan mantan anggota parlemen lainnya Kuwait Fayez Hamed al-Baghili al-Rashidi.

"Gerakan reformasi yang dipimpin oleh Sa'ad al-Faqih telah menyebabkan gempa bumi besar di Arab Saudi," ujar Khadafi dalam rekaman itu, dikutip dari Al Arabiya, Selasa (30/6).

Khadafi menyinggung nama Al-Faqih, pembangkang Arab Saudi yang berbasis di London yang menuduh Departemen Keuangan Amerika memiliki hubungan dengan al-Qaeda pada 2004. Al Faqih berulang kali mengkritik Arab Saudi dan menyerukan jatuhnya keluarga Al Saud yang berkuasa.

"Dia mulai banyak mengeluarkan saluran visual yang mengutuk Al Saud dan rezim mereka dan menghasut orang untuk memberontak dan tidak taat. Saya telah melihat orang-orang dari Riyadh, dan kami tidak bermimpi bahwa suatu hari kami akan menggelar protes di Riyadh. Itu tidak mungkin," terdengar suara mereka.

"Tidak, mudah bagi kami untuk protes dan mereka tidak bisa memadamkan kami. Sekarang dunia terbuka dan semuanya ada di bawah mikroskop, mereka menangkap satu dan neraka akan terlepas, organisasi hak asasi manusia dan lainnya. Keluarga Al Saud telah menyerah pada segalanya, hanya ingin tetap berkuasa selama mungkin," kata Khadafi, pemimpin tertinggi militer Libya itu.

Kuwait Duwailah, seorang pemimpin Gerakan Konstitusi Islam Ikhwanul Muslimin, terdengar menyetujui status pemerintahan Arab Saudi.

"Kami mendengar dari orang-orang di sana bahwa situasi mereka tidak baik, bahkan di antara mereka sendiri mereka memiliki banyak masalah," katanya.

Minggu ini, pemerintah Kuwait menolak klaim al-Duwailah bahwa ia telah memberi tahu pemerintah bahwa ia sedang berbicara dengan Khadafi, seorang pemimpin asing. Al-Duwailah tidak membantah kebenaran rekaman itu.

Kuwait lainnya, al-Baghili, kemudian terdengar memuji rencanan Khadafi, menjulukinya sebagai saudara pemimpin dan memuji upaya penjagaan perdamaiannya di Sudan.

Populer

Kalau Moeldoko Berhasil Kudeta Demokrat, Rakyat Juga Bisa Ambil Alih Kekuasaan Pemerintahan

Senin, 08 Maret 2021 | 11:59

KLB Sibolangit Ilegal, Marzuki Alie: Pak SBY Betul, Tapi Tak Demokratis

Senin, 08 Maret 2021 | 01:21

Jokowi Tidak Perlu Dihukum Dan Habib Rizieq Bisa Diangkat Jadi Duta Prokes

Jumat, 26 Februari 2021 | 10:38

Ibas, Andi Mallarangeng, Hingga Hinca Pandjaitan Merapat Di Kantor Demokrat, AHY: Ini Bentuk Kesetiaan

Minggu, 07 Maret 2021 | 12:24

Kemang Banjir, JK: Gubernur Yang Kasih Izin Mall Harus Tanggung Jawab

Jumat, 26 Februari 2021 | 15:39

Orang Dekat Anas Urbaningrum Tuding KLB Sumut Buah Dari Perilaku SBY Di Masa Lalu

Sabtu, 06 Maret 2021 | 16:13

Interview Ventje Rumangkang Viral, Politikus Demokrat: Peran Jhoni Allen Dan Marzuki Alie Malah Tidak Ada

Selasa, 02 Maret 2021 | 10:41

UPDATE

Dua Petanda Buruk Akan Menghantui Jokowi Jika Dingin Sikapi Konflik Moeldoko-Demokrat

Senin, 08 Maret 2021 | 21:04

Drawing Piala Menpora 2021: 4 Tim Jatim Ngumpul Di Bandung

Senin, 08 Maret 2021 | 20:50

Disambangi Ridwan Kamil, Diaz Hendropriyono: Kang Emil Adalah Imam Yang Luar Biasa

Senin, 08 Maret 2021 | 20:47

6 Ribu Pegawai BPKP Divaksinasi, Yusuf Ateh: Auditor Garda Terdepan Yang Mengawal Akuntabilitas Negara

Senin, 08 Maret 2021 | 20:39

Di Jakarta, Ada 7.439 Orang Sedang Berjuang Sembuh Dari Covid-19

Senin, 08 Maret 2021 | 20:35

Muslim Butarbutar: Mubes Kosgoro Sebagai Ormas Pendiri Partai Golkar Legal, Wajar Dibuka Airlangga Hartarto

Senin, 08 Maret 2021 | 20:29

Soal Korupsi APBD Sorong, Kajari Janji Usut Tuntas

Senin, 08 Maret 2021 | 20:18

Pakai Fee Dari Rekanan, Anak Buah Juliari: Hotma Sitompul Terima Honor Pendamping Hukum Sebesar Rp 3 M

Senin, 08 Maret 2021 | 20:14

Gelar Aksi, Solidaritas Mahasiswa Malut Tak Puas Dengan Kinerja Senator Maluku Utara

Senin, 08 Maret 2021 | 19:58

Manuver Moeldoko, Presiden Jokowi Harus Bersikap, Jika Tidak Bisa Timbul Mosi Tak Percaya Rakyat

Senin, 08 Maret 2021 | 19:53

Selengkapnya