Perdana Menteri Pakistan Imran Khan/Net
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan/Net
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dalam serangkaian tweetnya, mengatakan tindakan itu sebagai upaya yang ilegal.
“Pertama, upaya India dalam aneksasi ilegal Jammu dan Kashmir yang diduduki India, dan sekarang upayanya untuk mengubah struktur demografis IOJK (Indian Occupied Jammu dan Kashmir) termasuk dengan menerbitkan sertifikat domisili kepada 25.000 warga negara India, benar-benar ilegal, melanggar resolusi DK PBB dan hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa ke-4,†kata Imran Khan, Selasa (30/6) dikutip dari AA.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Jumat, 10 April 2026 | 02:02
Jumat, 10 April 2026 | 01:26
Jumat, 10 April 2026 | 01:19
Jumat, 10 April 2026 | 01:04
Jumat, 10 April 2026 | 00:31
Jumat, 10 April 2026 | 00:18
Jumat, 10 April 2026 | 00:05
Kamis, 09 April 2026 | 23:41
Kamis, 09 April 2026 | 23:24
Kamis, 09 April 2026 | 23:03