Berita

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama/Net

Politik

KNPI Dukung Keinginan Jokowi Bubarkan Lembaga Negara

SENIN, 29 JUNI 2020 | 22:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana Presiden Joko Widodo untuk mengambil langkah ekstra ordinary dalam mencegah krisis ekonomi yang diakibatkan pandemik Covid-19 mendapat dukungan.

Dukungan disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama jika Presiden Joko Widodo hendak membubarkan lembaga negara sebagai solusi mencegah krisis.

Terlebih, kata Haris, jika rencana itu didasarkan niat untuk mencegah keborosan dari lembaga yang berkinerja kurang efektif.


Menurut Haris, salah satu lembaga negara yang menjadi sorotan dan layak untuk dibubarkan adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dia lantas mengurai, OJK yang dibentuk pada 2011 lalu telah mengambil alih kewenangan Lembaga Penjamin Simpanan. Sementara Bank Indonesia sebagai bank sentral tidak lagi mencakup tugas pengaturan dan pengawasan perbankan.

“Hal ini membuat lemahnya pengawasan lembaga jasa keuangan di Indonesia," ujarnya kepada wartawan, Senin (29/6).

Lemahnya pengawasan perbankan itu dapat dilihat dari penetapan Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal II A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fakhri Hilmi sebagai tersangka baru dalam kasus Jiwasraya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Atas alasan itu, KNPI meminta Presiden Jokowi untuk membubarkan OJK karena sudah terlalu banyak lembaga yang mengatur tentang keuangan di Indonesia.

“Jadi sebaiknya lembaga ini dibubarkan saja karena fungsinya tumpang tindih dengan lembaga sebelumnya, apalagi OJK adalah lembaga Ad Hock yang sewaktu-waktu bisa dibubarkan kapan saja," tambahnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya