Berita

Ilustrasi, anak-anak lakukan pembelajaran jarak jauh via online/Net

Nusantara

Sulit Bagi Siswa SD Lakukan PJJ Daring Di Tengah Pandemik Jika Tanpa Pendampingan

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketidaksiapan infrastruktur di masing-masing daerah menjadi tantangan besar dunia pendidikan di masa pandemik seperti sekarang ini. Sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan daring atau  digital akan sulit dilakukan secara masif jika infrastruktur belum memadai.

Begitu juga dengan ketidaksiapan fasilitas di rumah masing-masing, PJJ daring akan sulit berjalan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai sebaiknya PJJ dimulai
dari tingkat sekolah atau daerah. Sekolah atau daerah menyiapkan lokasi atau tempat untuk melakukan belajar mengajar online itu.

dari tingkat sekolah atau daerah. Sekolah atau daerah menyiapkan lokasi atau tempat untuk melakukan belajar mengajar online itu.

"Maka saya merasa sebaiknya memang pembelajaran digital jangan langsung di rumah masing-masing, karena tidak terjamin infrastruktur. Tapi bila dikerjakan dari level sekolah atau level daerah dengan nasional itu masih lebih memungkinkan,"  ujar Anies dalam diskusi bersama VOX Populi, Kamis (26/6), yang juga disiarkan secara langsung.

Kendala yang cukup tinggi mungkin untuk anak-anak tingkatan SD di daerah-daerah. Menurut Anies sangat sulit menerapkan PJJ daring untuk tingkatan ini, perlu ada pendamping yang serius bagi jenjang dasar. Beda halnya dengan siswa tingkatan di atasnya.

"Ketika jenjang pendidikan yang lebih dasar. Jadi kami lihat makin tinggi jenjangnya makin mudah manfaatkan teknologi. Makin dasar itu makin menantang kalau pakai teknologi," ujar Anies.

Direktur Direktorat Pendidikan Vox Populi Institute Indonesia, Indra Charismiadji, menyoroti hambatan-hambatan yang kerap terjadi dalam sistem pendidikan.

“Hambatan-hambatan yang muncul disebabkan perbedaan tingkat komitmen daerah dalam pengembangan pendidikan, juga lemahnya profesionalisme daerah dalam mengelola pendidik dan tenaga kependidikan,” jelas pengamat dunia pendidikan ini.

Untuk itu, kegiatan diskusi online ini dimaksudkan membantu mensinergikan upaya pemerintah pusat dan daerah terkait sistem pendidikan di tengah pandemik.

“Kegiatan ini juga berdasarkan beberapa alasan seperti pelaksanaan otonomi pendidikan yang telah berlangsung lebih dari lima belas tahun, sejak UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah disahkan,” ujar Indra.  

Menurut Indra, UU tersebut memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengelola pendidikan. Namun, dalam praktiknya,  otonomi pendidikan ini kerap mengalami banyak hambatan dan permasalahan.

Diskusi  ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan “awareness” masyarakat tentang tata kelola pendidikan yang diotonomikan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya